Soroti APBN, Apindo Sampaikan 5 Pesan untuk Menkeu Suahasil
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Asosiasi Penguasaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani memiliki lima pesan pada kepemimpinan Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara. Salah satu pesan utama yang disampaikan, yaitu menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat.
Menurut Shinta, langkah Suahasil menjaga defisit APBN tetap di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB) merupakan langkah baik. Meski terbilang baik, Shinta mengingatkan perlunya program yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketenagakerjaan.
Baca Juga
Suahasil Jadi Menkeu, Mirae Asset Waspadai Tekanan ke Saham Rokok
“Ini penting, jadi untuk penciptaan lapangan pekerjaan. Jadi makanya saya mengingatkan kita perlu pada saat menjaga stabilitas, juga growth-nya ini perlu,” kata Shinta, saat menghadiri serah terima jabatan menteri keuangan, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Selain itu, Shinta berharap pemerintah terus menyelesaikan masalah debottlenecking. Menurut dia, persidangan debottlenecking penting untuk mengurai halangan bagi pengusaha.
Shinta berharap Suahasil juga dapat memperhatikan sektor UMKM dan padat karya. Caranya, dengan memberikan insentif khusus. “Semoga stimulus dan insentif bisa terus dijalankan dan targeted ke mana saja,” jelas dia.
Di sisi teknis, Shinta berharap Suahasil dapat menjalin kemitraan dengan lintas pemangku kepentingan dan dunia usaha. Apindo, kata dia, siap bekerja sama dan berkoordinasi ke depannya.
Restitusi tak halangi pengusaha
Selain pengembangan ekosistem perekonomian, Shinta mengatakan Suahasil diharapkan memiliki mekanisme khusus tentang restitusi dan aturan perpajakan. Suahasil diharapkan dapat menyelesaikan masalah restitusi ke perusahaan karena menyangkut arus kas.
“Restitusi itu sangat penting untuk mereka bisa menjalankan usaha,” jelas dia.
Sementara itu, Shinta berharap pemerintah tah menambah tekanan dengan kenaikan tarif pajak. Sebab, kenaikan tarif pajak akan menambah cost of doing business. “Jadi cost-cost yang kemudian menambah beban ini yang nantinya akan mengganggu dari segi kelancaran usaha,” kata dia.
Sebelumnya, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie berharap bahwa dipilihnya Suahasil sebagai bendahara negara membuat kepercayaan pasar membaik. Sebab, terdapat momentum untuk meningkatkan kepercayaan pasar. “Karena bagaimana pun juga, kepercayaan pasar itu adalah satu yang mesti dijaga,” kata dia.
Baca Juga
Menkeu Baru Harus Jadi Momentum Perkuat Kepercayaan Dunia Usaha
Anindya mengatakan bahwa Suahasil harus memastikan kredibilitas APBN. Untuk itu, Kadin dan dunia usaha mendukung agar pertumbuhan dan stabilitas ekonomi terjadi. Rencananya, kata Anindya, Kadin Indonesia akan bertemu dengan Suahasil. Dengan pertemuan tersebut, dunia usaha diharapkan dapat memberikan pembaruan informasi.
Anindya optimistis bahwa Suahasil telah memahami kondisi dunia usaha. Dia mengapresiasi rencana memberikan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi ke depan. “Karena pertumbuhan itu membutuhkan suatu injeksi dari pemerintah, walaupun nanti dunia usaha bisa melanjutkannya,” ujar dia.
