Bagikan

Presiden Sampaikan KEM-PPKF dan Rapat RDG, Rupiah Masih Terjerembab

Poin Penting

Rupiah melemah ke Rp 17.713 per dolar AS di tengah penyampaian KEM-PPKF oleh Presiden Prabowo.
Pelemahan dipicu oleh defisit transaksi berjalan, subsidi energi, dan tingginya imbal hasil US Treasury.
Pasar fokus pada RDG Bank Indonesia yang diproyeksikan menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps jadi 5,00%.

JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro Pokok Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) di Ruang Sidang Paripurna I, DPR, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Di tengah kegiatan tahunan ini, posisi rupiah masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Papan data Bloomberg pukul 09.17 WIB, menunjukkan pelemahan sebesar 0,04% menjadi Rp 17.713 per dolar AS.

Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan lonjakan agresif nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang berhasil menembus level psikologis Rp17.700 mencerminkan manifestasi nyata dari hukum penawaran dan permintaan klasik.

Penembusan resistansi kuat ini dipicu oleh akumulasi tekanan ganda, di mana kekhawatiran domestik terhadap melebarnya defisit transaksi berjalan dan pembengkakan subsidi energi berpadu dengan keperkasaan dolar global yang ditopang oleh tingginya imbal hasil US Treasury. Kondisi pasar yang berada dalam fase high-beta ini memicu kepanikan jangka pendek, sekaligus menempatkan momentum pergerakan harga sepenuhnya di bawah kendali pihak pembeli.

Baca Juga

Global Bond RI Ditawar Asing hingga US$ 2 Miliar - US$ 3 Miliar, Purbaya: Penyimpan Dolar Tak Untung

Memasuki hari perdagangan hari ini, pergerakan rupiah diproyeksikan masih akan berada dalam fase konsolidasi yang rentan terhadap pelemahan kelanjutan. Fokus utama para pelaku pasar kini tertuju secara eksklusif pada hari kedua Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), di mana keputusan pengetatan moneter berupa proyeksi kenaikan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,00% akan menjadi ujian krusial.

“Efektivitas dari "triple intervention" yang dicanangkan bank sentral di pasar spot dan DNDF akan berhadapan langsung dengan sikap kehati-hatian investor global yang sedang menanti rilis notulen rapat FOMC,” ujar Sutopo.

Secara teknikal, rentang pergerakan nilai tukar rupiah untuk hari ini diperkirakan akan berfluktuasi secara dinamis di kisaran Rp17.670-17.760 per dolar AS.

Level Rp 17.700 per dolar AS yang baru saja ditembus kini bertransisi peran dari resistansi menjadi area support terdekat; kegagalan mempertahankan area ini akibat aksi intervensi yang agresif dapat memicu koreksi sehat (pullback) menuju Rp 17.650 per dolar AS.

Sebaliknya, jika respons kebijakan moneter dinilai kurang agresif oleh pasar, struktur tren naik akan Kembali tervalidasi untuk menguji target psikologis berikutnya di area Rp 17.800 per dolar AS.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024