Biaya Agen Klub Liga Premier Tembus Rp9,3 Triliun, Chelsea Teratas
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Klub-klub Liga Premier menggelontorkan dana besar untuk jasa agen dalam setahun terakhir. Total pembayaran mencapai £460 juta (Rp9,3 triliun), meningkat 13 persen dibanding periode sebelumnya.
Angka tersebut mencakup seluruh transaksi yang melibatkan agen terdaftar di Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), mulai dari transfer pemain, kontrak baru, hingga kesepakatan pelatih dalam rentang Februari 2025 hingga Februari 2026.
Chelsea kembali menjadi klub dengan pengeluaran terbesar untuk agen, yakni £65,1 juta (Rp1,3 triliun). Ini menjadi tahun ketiga berturut-turut klub asal London Barat tersebut memimpin daftar.
Baca Juga
Kacau! Chelsea Catat Kerugian Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Premier
Besarnya pengeluaran itu tak lepas dari aktivitas transfer masif. Chelsea tercatat melepas pemain dengan total nilai hampir £300 juta (Rp6 triliun) demi menyesuaikan aturan UEFA. Dalam tiga musim terakhir, total biaya agen mereka bahkan menembus £200 juta (Rp4 triliun).
Di posisi kedua ada Aston Villa dengan pengeluaran £38,4 juta (Rp780 miliar), naik signifikan £13,4 juta, lonjakan terbesar di antara klub lain. Kenaikan ini dipicu biaya negosiasi ulang kontrak pemain serta pendaftaran profesional baru, meski belanja transfer mereka relatif moderat.
Sementara Manchester City berada di posisi ketiga dengan £37,4 juta (Rp760 miliar). Angka tersebut justru turun tajam dari musim sebelumnya yang mencapai £52,1 juta.
Klub-klub lain seperti Arsenal, Liverpool, dan Wolverhampton Wanderers juga mengalami kenaikan signifikan dalam biaya agen. Arsenal mengeluarkan £32,1 juta (Rp650 miliar), Liverpool £33,9 juta (Rp690 miliar), dan Wolves £26 juta (Rp530 miliar).
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/JacobsBen/status/2039343678674624735?ref_src=twsrc%5Etfw
Lonjakan mencolok juga dialami Sunderland setelah promosi ke Liga Premier. Pengeluaran mereka naik drastis dari £2,2 juta menjadi £10,6 juta (Rp215 miliar).
Di sisi lain, beberapa klub justru berhasil menekan biaya agen. Selain Manchester City, penurunan juga terjadi pada Newcastle United yang mengurangi pengeluaran menjadi £20,3 juta, serta Leeds United yang turun ke £14 juta meski baru promosi.
Untuk kompetisi lain, di kasta kedua, EFL Championship mencatat kenaikan 10 persen menjadi £69,7 juta (Rp1,4 triliun), dipimpin Ipswich Town dengan £11,7 juta. Sementara League One mengalami lonjakan drastis 85 persen menjadi £14 juta, dipengaruhi klub-klub seperti Luton Town, Cardiff City, dan Huddersfield Town. Adapun di League Two, total biaya agen justru sedikit menurun 5 persen menjadi £2,6 juta (Rp53 miliar).
Baca Juga
Laga Spanyol vs Mesir Ternoda Chant Bernada Rasial, Lamine Yamal Mengecam Keras

