Setelah 40 Tahun, Irak Kembali Tampil di Piala Dunia
Poin Penting
|
MONTERREY, investortrust.id – Sejarah diciptakan Irak setelah memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026 lewat kemenangan 2-1 atas Bolivia pada final play-off interzone di Estadio Monterrey, Rabu (1/4/2026) pagi WIB.
Irak dan Bolivia memperebutkan tiket terakhir Piala Dunia. Irak tampil agresif sejak awal laga. Amir Al Ammari sempat mengancam lewat tendangan bebas keras yang masih bisa ditepis kiper Bolivia, Guillermo Viscarra. Dari situasi sepak pojok, Ali Al Hamadi sukses membuka keunggulan melalui sundulan pada menit ke-10.
Namun, Bolivia mampu menyamakan kedudukan jelang turun minum. Moises Paniagua mencetak gol pada menit ke-38 setelah memanfaatkan bola liar dari percobaan Ramiro Vaca.
Baca Juga
Memasuki babak kedua, pelatih Graham Arnold melakukan perubahan yang langsung membuahkan hasil. Pemain pengganti Marko Farji memberikan dampak instan dengan mengirim umpan matang yang diselesaikan Aymen Hussein menjadi gol pada menit ke-53.
Bolivia sempat menekan untuk mengejar ketertinggalan, termasuk peluang dari Roberto Fernandez. Tapi, kiper Irak Ahmed Basil tampil solid untuk menjaga keunggulan timnya.
Hasil ini menjadi penutup manis perjalanan panjang Irak di kualifikasi yang berlangsung selama 28 bulan dan mencakup 21 pertandingan. Irak pun resmi menjadi tim ke-48 sekaligus terakhir yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Tim berjuluk Singa Mesopotamia akhirnya kembali ke panggung Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, sejak terakhir tampil pada 1986. Di turnamen nanti, Irak akan bersaing di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal pada ajang yang berlangsung 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Baca Juga

