Hattrick Kegagalan Lolos Piala Dunia, Italia Minta Maaf
Poin Penting
|
ZENICA, investortrust.id – Pelatih Italia Gennaro Gattuso menyampaikan permintaan maaf kepada publik negaranya setelah gagal membawa Gli Azzurri lolos ke Piala Dunia 2026. Ini menjadi hattrick kegagalan Italia lolos setelah Piala Dunia 2018 dan 2022.
Italia sempat berada di atas angin dalam laga lawan Bosnia-Herzegovina dalam play-off di Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, lewat gol Moise Kean. Tapi, situasi berubah drastis setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah. Sejak saat itu, tekanan Bosnia meningkat hingga akhirnya menyamakan kedudukan melalui Haris Tabakovic di penghujung waktu normal.
Meski Gianluigi Donnarumma sempat melakukan sejumlah penyelamatan penting, pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu sebelum ditentukan lewat adu penalti. Italia harus mengakui keunggulan lawan setelah Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante gagal menuntaskan tugasnya, sementara Bosnia tampil sempurna dari titik putih. Skor adu penalti 4-1 (1-1).
Baca Juga
Kembali ke Liga Premier, Roberto de Zerbi Jadi Nakhoda Baru Tottenham Hotspur
Gattuso mengaku terpukul dengan hasil tersebut, namun tetap bangga atas dedikasi para pemainnya. “Para pemain ini tidak pantas mendapatkan hasil seperti ini, melihat usaha, cinta, dan determinasi mereka. Kami punya tiga peluang, dan sebagian besar umpan silang mereka tidak terlalu membahayakan,” katanya, dilansir Football Italia.
“Saya tetap bangga dengan mereka. Jika hari ini saya ditusuk, mungkin tidak ada darah yang keluar, karena semuanya sudah habis. Ini penting untuk sepak bola Italia, dan terasa sangat menyakitkan tersingkir seperti ini,” lanjut Gattuso.
Gattuso juga menanggapi kontroversi di babak tambahan waktu saat Marco Palestra dijatuhkan dalam situasi satu lawan satu, tapi wasit Clement Turpin hanya memberikan kartu kuning.
“Saya tidak ingin membahas wasit atau hal lain. Inilah sepak bola. Saya sudah lama berada di dunia ini, pernah merayakan kemenangan dan juga merasakan kekalahan seperti hari ini, tapi ini sulit diterima. Saya juga terkejut dengan semangat juang tim ini. Kami seperti bertahan di parit, di bawah tekanan. Tapi, pada akhirnya, kami tetap gagal ke Piala Dunia,” beber Gattuso.
Gattuso menegaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat membicarakan masa depannya. Fokus utama tetap pada kekecewaan gagal lolos ke turnamen terbesar dunia tersebut.
“Saya secara pribadi meminta maaf karena gagal membawa tim ini ke Piala Dunia. Para pemain sudah memberikan segalanya. Membicarakan masa depan saya tidak penting hari ini. Yang penting adalah kami gagal, dan itu sangat menyakitkan,” tutup Gattuso.
Baca Juga
Selamat! Thailand Lolos ke Piala Asia 2027 Ikuti Jejak Indonesia, Singapura, dan Vietnam

