Wow! Fakta Unik MotoGP Brasil di Autodromo Internacional de Goiania-Ayrton Senna
Poin Penting
|
GOIANIA, investortrust.id – MotoGP Brasil, akhir pekan ini, dipastikan menghadirkan catatan unik. Selain menjadi balapan dengan jumlah lap terbanyak, sirkuit ini juga diprediksi mencatat waktu putaran tercepat di kalender musim ini.
Autodromo Internacional de Goiania-Ayrton Senna kembali menggelar MotoGP untuk pertama kalinya sejak akhir 1980-an. Ini juga menjadi balapan MotoGP pertama di Brasil sejak terakhir digelar pada 2004 di Rio de Janeiro.
Sirkuit Ayrton Senna tergolong pendek dengan panjang sekitar 3,83 km. Tapi, karakter lintasannya yang cepat membuat rata-rata kecepatan diperkirakan tinggi. Dengan hanya 14 tikungan, sembilan di antaranya ke kanan, catatan waktu lap diprediksi menyentuh kisaran 1:16 detik, tercepat di kalender MotoGP saat ini.
Baca Juga
Pulih Cedera, Fermin Aldeguer Bakal Comeback di MotoGP Brasil
Sebagai perbandingan, Sachsenring di Jerman memang lebih pendek dengan panjang 3,67 km. Tapi, rekor lap tercepatnya masih berada tak lebih dari 1:19 detik.
Tak hanya itu, balapan di Brasil kali ini akan berlangsung dalam 31 lap, menjadikannya yang terpanjang dalam hal jumlah putaran sejak MotoGP terakhir kali menggelar balapan di Laguna Seca pada 2013. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Grand Prix Jerman dengan 30 lap.
Persiapan balapan sempat terganggu setelah sirkuit dilanda banjir akibat hujan deras. Tapi, air surut dengan cepat dan pihak penyelenggara langsung melakukan pembersihan lintasan agar tetap aman digunakan.
Sepanjang sejarah, Grand Prix Brasil di MotoGP baru digelar empat kali. Tiga di antaranya berlangsung di Goiania pada 1987 hingga 1989, dengan kemenangan diraih oleh pabrikan berbeda. Wayne Gardner menjadi pemenang pada 1987, diikuti Eddie Lawson pada 1988, dan Kevin Schwantz pada 1989.
Balapan kemudian kembali hadir pada 1992 di Interlagos di Rio de Janeiro, saat Wayne Rainey meraih kemenangan untuk Yamaha.
Brasil selanjutnya menjadi tuan rumah rutin MotoGP pada periode 1995 hingga 2004 melalui seri Rio de Janeiro. Sejumlah nama besar sempat berjaya di sana, seperti Valentino Rossi yang mendominasi pada awal 2000-an. Terakhir kali, pada 2004, Makoto Tamada mencatatkan kemenangan perdananya di MotoGP bersama Honda.
Kini, setelah lebih dari dua dekade, Brasil kembali masuk kalender dengan harapan menghadirkan tontonan spektakuler.
Baca Juga
Era Phillip Island Berakhir, MotoGP Australia Bakal Digelar di Jalanan Adelaide

