Loloskan Liverpool Dari Lubang Jarum, Mohamed Salah Cetak Sejah Baru
Poin Penting
|
LIVERPOOL, investortrust.id – Mohamed Salah kembali menunjukkan kelasnya saat Liverpool menyingkirkan Galatasaray di Liga Champions. Bukan sekadar kemenangan, ada catatan sejarah yang ikut tercipta di Anfield.
The Reds tampil dominan dengan kemenangan 4-0 pada leg kedua babak 16 besar, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB. Hasil itu memastikan langkah Liverpool ke perempat final dengan agregat 4-1. Salah ikut menyumbang satu gol, plus dua assist yang memanjakan Hugo Ekitike dan Ryan Gravenberch.
Sempat gagal mengeksekusi penalti seusai ditepis Ugurcan Cakir, Salah tetap mampu menebusnya di babak kedua. Penampilannya kemudian diakhiri lebih cepat setelah ditarik keluar pada menit ke-74 akibat masalah fisik.
Baca Juga
Barcelona Pesta 7-2 Lawan Newcastle, Robert Lewandowski Lampaui Rekor Lionel Messi
Gol tersebut punya arti lebih dari sekadar kontribusi di laga. Winger asal Mesir itu kini resmi menjadi pemain Afrika pertama yang menembus 50 gol di Liga Champions. Mayoritas torehan itu ia ukir bersama Liverpool (47 gol), sementara sisanya dicetak saat membela FC Basel dan AS Roma.
Rekor ini membuat posisi Salah di puncak daftar top skor pemain Afrika di Liga Champions kian sulit digeser. Para pesaing terdekat seperti Sadio Mane, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Riyad Mahrez sudah tak lagi bermain di Eropa. Sementara nama-nama aktif seperti Serhou Guirassy dan Victor Osimhen masih terpaut cukup jauh.
"Gol itu banyak menceritakan tentang dirinya setelah penaltinya diselamatkan sebelum jeda. Dia memberi assist kepada Hugo Ekitike dan kemudian mencetak gol khasnya. Itu banyak menceritakan tentang kekuatan mentalnya. Dia mengatakan dia merasakan sesuatu, jadi mari kita lihat," ujar Arne Slot, di situs resmi UEFA.
Yang jelas, kemenangan ini menjadi jawaban kritik Liverpool yang sempat loyo di kendang Galatasaray pada leg pertama, pekan lalu. Kini, Liverpool akan menghadapi lawan yang tak kalah tangguh, juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG).
"Mereka tim yang luar biasa. Kami menghadapi mereka musim lalu (di babak 16 besar). Di Anfield, kami memainkan pertandingan fantastis melawan mereka, pertandingan terbaik yang pernah saya tangani dalam karier saya. Kedua tim hanya bermain sepak bola untuk menghibur para penggemar. Kami adalah satu-satunya tim yang membawa mereka ke perpanjangan waktu dan adu penalti. Mereka telah menunjukkan musim ini bahwa mereka tidak mengalami penurunan level," tutup Arne Slot.
Baca Juga
Suksesi Pelatih di Klubnya Emil Audero: Davide Nicola Dipecat, Marco Giampaolo Calon Kuat

