Sinyal Perlawanan? Video Viral Timnas Putri Iran Tolak Menyanyikan Lagu Kebangsaan
Poin Penting
|
QUEENSLAND, investortrust.id – Momen tak biasa terjadi sebelum laga pembuka Grup A Piala Asia Putri 2026 yang mempertemukan Korea Selatan melawan Iran di Gold Coast Stadium, Australia, Senin (2/3/2026). Para pemain putri Iran menolak menyanyikan lagu kebangsaan.
Saat lagu kebangsaan Iran, Mehr-e Khavran, diperdengarkan, para pemain Timnas Putri Iran memilih diam tanpa menyanyikannya. Lagu tersebut selama ini identik dengan simbol Republik Islam Iran dan kerap dikaitkan dengan pendiri negara tersebut, Ruhollah Musavi Khomeini.
Shabnam Behesht dan rekan-rekannya berdiri tegak dengan ekspresi datar, tanpa sepatah kata pun terucap. Dari sisi lapangan, pelatih Marziyeh Jafari terlihat tersenyum tipis menyaksikan sikap anak asuhnya.
Baca Juga
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/SamanthaTaghoy/status/2028624631922393332?ref_src=twsrc%5Etfw
Di atas lapangan, Iran harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 0-3. Tapi, perhatian publik justru tertuju pada sikap para pemain saat seremoni awal pertandingan. Rekaman video momen tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial.
Aksi ini terjadi di tengah situasi panas di dalam negeri Iran, beberapa hari setelah negara itu dilaporkan menjadi sasaran operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel. Operasi yang disebut sebagai Operasi Epic Fury itu dikabarkan menewaskan sejumlah tokoh penting, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Sejumlah pihak menafsirkan sikap diam para pemain sebagai bentuk pesan simbolis terhadap situasi politik yang sedang berlangsung. Sebab, hal ini pernah terjadi beberapa kali di lapangan sepak bola. Contohnya, ketika demontrasi besar akibat meninggalnya Mahsa Amini. Saat itu pemain putra Iran juga menolak menyanyikan lagu kebangsaan jelang laga.
Namun, Marziyeh Jafari enggan mengaitkan tindakan tersebut dengan isu di luar sepak bola. Dia tidak ingin anak-anaknya mendapat masalah saat kembali ke Teheran sehingga memilih menggunakan kata yang bijak saat ditanya media Australia.
"Saya rasa kami tak peru berbicara tentang isu yang terjadi sekarang. Tim kami datang untuk kompetisi penting yang sangat berarti di mata kaum perempuan," kata Marziyeh Jafari, dilansir The Sydney Morning Herald.
Baca Juga
Timnas Futsal Indonesia Lawan Malaysia di Piala AFF Futsal 2026

