Kerja Keras, Real Madrid Akhirnya Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengaku bersyukur bisa lolos dari lubang jarum saat melawan Benfica dalam play-off babak 16 besar Liga Champions.
Real Madrid memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions setelah menundukkan Benfica 2-1 pada leg kedua di Estadio Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan itu membuat Los Blancos unggul agregat 3-1.
Seusai duel, Alvaro Arbeloa mengakui timnya sempat kesulitan di awal pertandingan. Tekanan tinggi Benfica membuat Madrid tak leluasa mengembangkan permainan.
Baca Juga
Juventus Tersingkir Dari Liga Champions, Manuel Locatelli Terharu Lihat Perjuangan Tim
“Dalam pertandingan seperti ini, Anda pasti menderita. Ini kompetisi terbaik di Eropa. Mereka menekan kami, kami kesulitan keluar dari tekanan dan tidak memanfaatkan ruang di belakang mereka. Setelah jeda, kami memperbaiki itu dan permainan kami meningkat,” ujar Arbeloa, dikutip Diario AS.
Arbeloa juga menyoroti kontribusi penting Aurelien Tchouameni, yang mencetak gol penyeimbang pada laga tersebut. “Gol Tchouameni sangat penting. Kami sudah sering membicarakannya beberapa hari ini, dia berada di level yang luar biasa. Jika ia terus masuk ke kotak penalti, gol-gol akan datang. Ini baru yang pertama dari banyak gol lainnya, saya harap begitu,” kata Arbeloa.
Menurutnya, Tchouameni tampil dominan dan memberi keseimbangan tim. Arbeloa bahkan menilai sang gelandang kini harus menjadi figur sentral, terlebih dengan absennya Kylian Mbappe.
“Dia melakukan pekerjaan kotor yang sering tak terlihat. Ketika Mbappe ada, kami tetap membutuhkannya, apalagi sekarang saat dia absen. Dia harus menjadi pemimpin dan referensi kami. Dia sudah menunjukkan bisa menjadi pembeda,” tambah Arbeloa.
Di sisi lain, Madrid sempat cemas setelah Raul Asencio mengalami benturan keras di kepala pada babak kedua hingga harus ditarik keluar. Arbeloa memastikan bek mudanya telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut, namun kondisinya tidak terlihat serius.
“Sepertinya ada masalah di bagian leher, tapi tidak tampak serius. Dia ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Benturannya memang keras dan membuat kami khawatir, tetapi semoga hanya ketakutan sesaat,” jelas Arbeloa.
Terkait absennya Mbappe yang dicoret jelang laga, Arbeloa menyebut keputusan diambil demi mencegah risiko yang lebih besar. “Saya tidak bisa memastikan apakah itu sekadar rasa tidak nyaman atau cedera. Yang terbaik adalah menghentikannya sementara untuk pemulihan. Dia tidak bisa bermain. Kami berharap dia kembali dalam beberapa hari atau minggu,” tutup Arbeloa.
Baca Juga

