Disingkirkan Bodo/Glimt Dari Liga Champions, Inter Milan Beri Pembelaan Diri
Poin Penting
|
MILAN, investortrust.id – Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengakui timnya kalah energi dari Bodo/Glimt setelah tersingkir dari Liga Champions. Dia juga menilai I Nerazzurri tidak cukup kompetitif di pentas Eropa musim ini.
Inter sejatinya sudah berada dalam posisi sulit seusai kalah 1-3 pada leg pertama di Norwegia. Tapi, harapan bangkit di San Siro pupus setelah kembali takluk 1-2 di hadapan publik sendiri.
Absennya Lautaro Martinez dan Hakan Calhanoglu terasa signifikan. Meski menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang, Inter gagal tampil tajam di lini depan.
Baca Juga
Dipimpin Kurniawan, Timnas U-17 Indonesia Gelar Seleksi Pemain
Blunder Manuel Akanji yang berujung gol pembuka Jens-Petter Hauge menjadi titik balik pertandingan. Bodo/Glimt kemudian menggandakan keunggulan lewat Hakon Evjen, sementara gol Alessandro Bastoni dari situasi sepak pojok tak cukup menyelamatkan keadaan.
“Kami mencoba segalanya sejak awal. Kami menghadapi tim yang sangat terorganisir dengan blok pertahanan rendah, 10-11 pemain berada di belakang bola. Mungkin karena kami tidak segera mencetak gol, mereka semakin percaya diri, karena kami butuh dua gol hanya untuk membawa laga ke perpanjangan waktu,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.
Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Bodo/Glimt yang sebelumnya juga menumbangkan Atletico Madrid dan Manchester City di kompetisi yang sama. Chivu menyoroti perbedaan kondisi fisik kedua tim. Liga Norwegia tengah jeda, sehingga dalam beberapa bulan terakhir Bodo/Glimt hanya fokus pada laga Liga Champions.
“Saya tidak punya sesuatu untuk disalahkan kepada para pemain saya. Mereka memberikan semua energi yang mereka miliki, tapi di babak kedua Bodo punya energi jauh lebih besar dari kami,” kata Chivu.
“Kami memberikan segalanya dan mencoba membuka kebuntuan dengan berbagai cara, tapi setelah jeda mereka mencetak dua gol. Ada kekecewaan besar. Kami menghadapi tim yang punya energi lebih, sangat terorganisasi, tahu apa yang harus dilakukan setelah menang 3-1 di leg pertama dan mereka melakukannya dengan sangat baik," tambah Chivu.
“Kami hanya bisa memberi selamat kepada Bodo/Glimt, mereka pantas lolos ke babak berikutnya,” tutup Chivu.
Baca Juga
Terungkap! Barcelona Sempat Tolak Tawaran Rp5 Triliun Dari PSG untuk Lamine Yamal

