Kontroversi Pierre Kalulu di Derby d’Italia Disebut Bakal Bikin Aturan VAR Berubah
Poin Penting
|
TURIN, investortrust.id — Kontroversi Derby d’Italia saat Inter Milan mengalahkan Juventus 3-2, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB, tampaknya akan mengubah aturan soal wasit dan VAR. Khususnya terkait kontroversi Pierre Kalulu.
Inter Milan menang 3-2 lewat gol bunuh diri Andrea Cambiaso serta aksi individu Pio Esposito dan Piotr Zielinski. Tapi, hasil pertandingan justru tertutup perdebatan soal keputusan wasit, yaitu ketika Pierre Kalulu diusir pada menit ke-42 setelah menerima kartu kuning kedua.
Kartu pertama tidak bisa diperdebatkan karena pelanggaran terhadap Nicolo Barella dinilai cukup keras. Tapi, kartu kedua memicu kemarahan. Bek I Nerazzurri Alessandro Bastoni dianggap melakukan diving. Sementara wasit Federico La Penna tetap memberi kartu tanpa ragu atas apa yang dia lihat sebagai pelanggaran.
Baca Juga
Inilah Tugas yang Diberikan Tottenham Hotspur kepada Igor Tudor
Masalahnya, VAR tak bisa ikut campur. Aturan saat ini hanya mengizinkan intervensi pada kartu merah langsung, bukan kartu kuning kedua. Akibatnya, keputusan yang dinilai keliru, tetap berlaku, dan mempengaruhi jalannya laga.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/t42222/status/2022775654941409785?ref_src=twsrc%5Etfw
Atas inisden itu, badan pembuat aturan sepak bola dunia, International Football Association Board (IFAB), dikabarkan bersiap merevisi salah satu aturan utama VAR menjelang Piala Dunia 2026.
Laporan media Italia menyebut IFAB akan membahas perubahan aturan itu dalam sidang tahunan di Cardiff, 28 Februari mendatang. Salah satu opsi kuat adalah memberi wewenang VAR meninjau kartu kuning kedua, sesuatu yang selama ini dilarang.
Jika disetujui, revisi tersebut bisa berlaku sebelum Piala Dunia 2026. Artinya, untuk pertama kalinya teknologi tidak hanya memperbaiki gol dan penalti, tetapi juga mencegah pemain terusir karena kesalahan persepsi wasit.
Baca Juga
Respons Cristiano Ronaldo Cetak Gol Seusai Mogok di Liga Pro Arab Saudi

