Marseille Dihajar PSG di Ligue 1, Roberto de Zerbi Dipecat
Poin Penting
|
MARSEILLE, investortrust.id – Roberto de Zerbi tak lagi menukangi Olympique de Marseille. Klub Ligue 1 itu mengumumkan perpisahan dengan pelatih asal Italia tersebut melalui kesepakatan bersama.
De Zerbi ditunjuk sebagai pelatih Marseille pada musim panas 2024. Sebelumnya, dia dikenal lewat pekerjaannya di Sassuolo, Shakhtar Donetsk, dan Brighton. Selama menangani OM, De Zerbi mencatatkan 39 kemenangan dari total 69 pertandingan. Musim ini, Marseille membukukan 18 kemenangan, tiga hasil imbang, dan 12 kekalahan di bawah arahannya.
Perpisahan ini menandai akhir proyek De Zerbi di Prancis, sekaligus membuka babak baru bagi Marseille yang tengah memburu stabilitas di sisa musim.
Baca Juga
Manchester United Gagal Lanjutkan Tren Kemenangan, Michael Carrick Kecewa
Keputusan ini diambil setelah pembahasan internal yang melibatkan pemilik klub, presiden, direktur olahraga, hingga sang pelatih. Manajemen menilai perubahan di kursi pelatih diperlukan demi menjawab tantangan di penghujung musim.
“Olympique de Marseille dan Roberto De Zerbi, pelatih tim utama, mengumumkan berakhirnya kerja sama melalui kesepakatan bersama,” bunyi pernyataan resmi klub.
“Setelah diskusi antara seluruh pemangku kepentingan—pemilik, presiden, direktur sepak bola, dan pelatih—diputuskan untuk melakukan perubahan di pucuk tim utama. Ini adalah keputusan kolektif yang sulit, diambil setelah pertimbangan matang demi kepentingan terbaik klub dan untuk menjawab tantangan olahraga di akhir musim,” lanjut pernyataan Marseille.
“Olympique de Marseille berterima kasih kepada Roberto De Zerbi atas dedikasi, komitmen, profesionalisme, dan keseriusannya, yang terlihat jelas saat tim finis di posisi kedua musim 2024/2025 Klub mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan kariernya,” beber pernyataan Marseille.
Secara performa, Marseille memang sedang limbung. Akhir pekan lalu mereka dihajar Paris Saint-Germain 5 gol tanpa balas, hasil yang membuat posisi klub melorot ke peringkat keempat klasemen Ligue 1. Di level Eropa, langkah mereka juga terhenti lebih cepat setelah gagal menembus 24 besar fase grup Liga Champions.
Baca Juga
Arne Slot Beberkan Alasan Hasil Laga Liverpool Tidak Stabil Musim ini
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/OM_Officiel/status/2021397524553126037?ref_src=twsrc%5Etfw

