Pep Guardiola Desak EFL Izinkan Marc Guehi Tampil di Final Carabao Cup
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Nakhoda Manchester City Pep Guardiola meminta English Football League (EFL) meninjau ulang regulasi Carabao Cup agar Marc Guehi bisa dimainkan pada partai final melawan Arsenal di Wembley, 22 Maret mendatang.
Bek timnas Inggris itu dipastikan absen pada laga puncak meski City sukses menyingkirkan Newcastle United dengan agregat telak 5-1 di semifinal. Guehi baru didatangkan dari Crystal Palace setelah City memenangkan leg pertama semifinal 2-0, sehingga ia tidak memenuhi syarat tampil di kompetisi tersebut.
Sesuai aturan Carabao Cup, pemain hanya bisa didaftarkan jika sudah bergabung sebelum penutupan bursa transfer musim dingin atau sebelum leg pertama semifinal, mana yang lebih dulu. Kondisi itu membuat Guehi otomatis tak eligible untuk final.
Baca Juga
Lamine Yamal Tegaskan Komitmen Bertahan di Barcelona Lebih Lama
Guardiola terang-terangan mempertanyakan logika aturan tersebut. “Semoga kami bisa meyakinkan pihak Carabao Cup agar Marc bisa bermain di final. Saya benar-benar tidak mengerti mengapa dia tidak boleh tampil,” ujar Guardiola, dilansir BBC Sport.
Pelatih asal Spanyol itu menilai regulasi tersebut tidak masuk akal, mengingat klub telah mengeluarkan dana besar dan bertanggung jawab penuh atas kontrak sang pemain. “Anda membeli pemain dengan harga mahal, tapi dia tidak bisa bermain karena aturan yang saya tidak pahami. Mudah-mudahan itu bisa diubah,” tambah Guardiola.
Guardiola lalu membandingkan situasi Guehi dengan Antoine Semenyo, rekrutan City lainnya pada Januari. Semenyo direkrut empat hari sebelum leg pertama semifinal dan bahkan mencetak gol saat menghadapi Newcastle, sehingga sah tampil di final.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/SkySportsNews/status/2019307609497428076?ref_src=twsrc%5Etfw
“Antoine datang sebelum laga pertama, jadi dia bisa bermain. Sekarang ini final. Kenapa Marc tidak boleh? Gajinya kami bayar, dia pemain kami,” tegas Guardiola.
Guardiola mengaku sudah meminta manajemen City untuk mengajukan permohonan resmi kepada EFL. “Saya bilang ke klub, kami harus mengajukan permintaan. Saya sudah lama di sini dan tetap tidak mengerti alasan dia tidak bisa bermain di final bulan Maret nanti,” ucapnya.
Menurut Guardiola, secara logika sepak bola modern, begitu jendela transfer dibuka dan pemain resmi didaftarkan, maka ia seharusnya bisa bermain. “Aturan transfer itu mengikuti FIFA, UEFA, dan Premier League. Jika jendela dibuka dan Anda membeli pemain, dia seharusnya bisa bermain. Itu logis. Tentu kami akan mencoba memintanya,” katanya.
Saat ditanya apakah optimistis EFL akan mengabulkan permintaan tersebut, Guardiola hanya menjawab singkat, “Tidak tahu. Tapi kami akan mencoba.”
Musim ini, City sebenarnya sudah sempat diuntungkan oleh perubahan regulasi Carabao Cup yang memperbolehkan pemain tampil untuk dua klub berbeda dalam kompetisi yang sama. Aturan itu memungkinkan Semenyo dan Max Alleyne bermain di semifinal, meski sebelumnya tampil bersama Bournemouth dan Watford di babak awal.
Kini, Guardiola berharap fleksibilitas serupa juga bisa diterapkan agar Guehi tak hanya menjadi penonton di laga final Wembley.
Baca Juga
Erling Haaland dan Mohamed Salah Masuk Daftar 100 Pembayar Pajak Terbesar di Inggris

