Chelsea dan Nike Luncurkan Jersey Nostalgia Bertajuk Return of the Rebel
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Jersey ini mustahil diabaikan pada masanya. Tiga dekade berselang, desain yang sempat mengundang kontroversi itu kini resmi kembali. Tetap mencolok seperti dulu, dan berevolusi menjadi koleksi busana kasual Nike yang mulai dipasarkan hari ini.
Seragam tandang Chelsea periode 1994-1996 dikenal sebagai salah satu desain paling berani dalam sejarah klub. Alih-alih menyesuaikan diri dengan warna tim lain seperti pendahulunya, jersey tersebut justru tampil tanpa kompromi lewat kombinasi warna oranye tangerine dan grafit yang ikonik.
Respons publik kala itu terbelah. Halaman surat pembaca di berbagai publikasi klub dipenuhi opini penggemar, dan setiap pembahasan soal jersey klasik Chelsea nyaris selalu menyebut “mimpi buruk”.
Baca Juga
Fokus Lawan Leeds United, Viktor Gyokeres Ingin Bawa Arsenal Kembali ke Jalur Kemenangan
Meski sempat menuai pro dan kontra, jersey periode 1994–1996 itu kini justru berstatus kultus. Keberanian Chelsea mengenakannya mencerminkan semangat tanpa takut beda, nilai yang masih relevan hingga sekarang.
Sebagai bentuk perayaan atas mentalitas tersebut, Nike dan Chelsea menghadirkan koleksi Return of the Rebel. Pusat koleksi ini adalah desain ulang jersey legendaris itu yang diadaptasi menjadi atasan prapertandingan. Seragam ini akan dikenakan para pemain Chelsea jelang laga Liga Premier melawan West Ham akhir pekan ini, serta pada pertandingan Piala FA Putri melawan Manchester United bulan depan.
Nuansa khas era 1990-an tetap dipertahankan, terlihat jelas pada kaus, atasan, jaket, hingga celana training yang melengkapi koleksi. Logo klub versi klasik turut dihadirkan, dengan palet warna lebih gelap khusus untuk jaket cuaca dingin dan kaus berlogo senada.
Warna abu-abu yang menjadi ciri desain asli juga dieksplorasi dalam dua model sweatshirt dan tracksuit. Selain itu, tersedia tiga pilihan kaus dengan tipografi dan lambang Chelsea khas era 90-an. Seluruh item tersedia untuk pria, wanita, dan anak-anak.
Jersey yang menginspirasi koleksi ini pernah menjadi saksi momen bersejarah pada 1995, saat Stamford Bridge bergemuruh dalam kemenangan comeback Chelsea di kompetisi Eropa, menandai kebangkitan The Blues setelah lebih dari 20 tahun absen di pentas kontinental. Seragam itu pula yang dikenakan Ruud Gullit saat menjalani debut pramusimnya bersama Chelsea, menjadi salah satu gambar paling ikonik dalam sejarah klub.
Koleksi Return of the Rebel kini dimodelkan oleh Estevao Willian, Trevoh Chalobah, Liam Delap, dan Brooke Aspin. Ada juga legenda klub, Dennis Wise, yang kembali mengenakan lambang lama Chelsea. Itu seragam yang pernah dia kenakan sebagai kapten saat warna tangerine dan grafit pertama kali diperkenalkan.
Dari jersey yang dulu memancing perdebatan, kini lahir koleksi gaya hidup yang diposisikan sebagai item wajib. Koleksi Return of the Rebel sudah tersedia di Megastore Stamford Bridge dan toko daring resmi Chelsea.
Baca Juga
Tinggalkan Sepak Bola Eropa, Timo Werner Gabung San Jose Earthquakes di MLS

