Lolos ke Babak 16 Besar Liga Europa, AS Roma Tak Mau Sesumbar
Poin Penting
|
ATHENA, investortrust.id – Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menilai timnya menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang perjalanan di Liga Europa musim ini. Tapi, dia belum yakin apakah I Gialorossi pantas disebut sebagai salah satu favorit juara.
Roma mengawali laga tandang melawan Panathinaikos di Athena, Jumat (30/1/2026) dini hari WIB, dengan skenario terburuk. Baru berjalan 15 menit, Gianluca Mancini harus diusir wasit setelah menarik bahu Milos Pantovic dan menggagalkan peluang emas lawan.
Panathinaikos kemudian unggul lebih dulu lewat Vicente Taborda yang memanfaatkan kesalahan fatal Daniele Ghilardi, yang salah mengantisipasi bola sundulan ke arah kiper sendiri. Tapi, Roma yang bermain dengan 10 orang berhasil menyamakan skor di menit-menit akhir melalui sundulan Jan Ziolkowski, memastikan hasil imbang.
Baca Juga
Calvin Verdonk Starting Line-up, Lille Tembus Play-off Liga Europa
“Kami bisa dikritik dalam banyak hal, tapi bukan soal karakter para pemain,” ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia.
“Dalam sepak bola, insiden sangat menentukan. Kami kurang beruntung pada gol pertama karena kesalahan sendiri. Saya merasa peluang terbaik untuk menyamakan skor adalah lewat bola mati, dan Ziolkowski memang sudah beberapa kali nyaris mencetak gol. Dia pintar bertahan di posisi itu dan memaksimalkannya,” tambah Gasperini.
Roma tampil dengan banyak pemain absen pada laga ini, termasuk Paulo Dybala. Kondisi tersebut memaksa Gasperini melakukan improvisasi. Tapi, para pemain muda mampu menjawab kepercayaan.
“Saya sudah lama bekerja dengan pemain muda, jadi saya terbiasa memberi mereka tanggung jawab. Di Atalanta dulu dan sekarang di Roma, pemain senior selalu memberi arahan dan dukungan. Mereka menjadi contoh dan menumbuhkan kepercayaan diri pemain muda,” jelas Gasperini.
Hasil imbang ini cukup untuk membawa Roma finish di peringkat kedelapan fase liga dan lolos langsung ke babak 16 besar Liga Europa, tanpa harus melalui fase play-off. Artinya, I Giallorossi baru akan kembali bertanding di kompetisi ini pada Maret mendatang.
“Saya tidak tahu apakah kami termasuk favorit atau tidak, tapi kami jelas berkembang seiring berjalannya kompetisi, baik dari sisi kepercayaan diri maupun pengalaman. Sejujurnya, saya tidak masalah jika harus bermain di play-off. Itu hanya dua pertandingan dan bisa menjadi kesempatan bagus untuk mencoba pemain berbeda,” lanjut Gasperini.
Hasil imbang ini juga menjadi catatan menarik bagi Roma. Sepanjang musim, mereka sebelumnya belum pernah meraih hasil seri, sebelum akhirnya mencatat dua hasil imbang beruntun setelah laga kontra AC Milan di Serie A.
“Kami cukup konsisten mencetak gol dan menciptakan lebih banyak peluang. Hari ini sangat sulit karena bermain dengan 10 orang, posisi pemain menjadi berantakan dan kami harus bekerja jauh lebih keras. Namun, kami tetap mendapatkan hasil yang kami butuhkan,” tutup Gasperini.
Baca Juga
Manchester City Langsung ke Babak 16 Besar Liga Champions, Pep Guardiola Lega

