Kisah Laga Panas Timnas Indonesia Lawan Bulgaria di Stadion Ikada pada 1959
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Timnas Indonesia pernah memiliki memori kelam saat menghadapi Bulgaria, yang pada Maret mendatang akan menjadi salah satu lawan di FIFA Series 2026. Kisah ini terjadi di Stadion Ikada pada 1959!
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, ditunjuk sebagai salah satu venue penyelenggaraan FIFA Series 2026. Turnamen persahabatan berformat mini ini diikuti empat negara dari konfederasi berbeda. Indonesia selaku tuan rumah akan menghadapi Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).
Dari sisi peringkat FIFA, Bulgaria menjadi tim dengan ranking tertinggi. Mereka kini menempati posisi ke-87 dunia, unggul jauh atas Indonesia (122), Kepulauan Solomon (152), dan St. Kitts and Nevis (154).
Baca Juga
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Sebut Sir Bobby Robson Inspirasinya
Dalam catatan sejarah, Indonesia sudah dua kali berjumpa Bulgaria. Pertemuan pertama terjadi pada 1959 dan berakhir imbang tanpa gol. Sementara duel kedua pada laga uji coba tercipta pada 1973, yang dimenangkan Bulgaria 4-0.
Menariknya, pertemuan perdana Indonesia dan Bulgaria pada 1959 sempat diwarnai berbagai insiden panas. Surat kabar berbahasa Belanda Twentsche Courant edisi 24 Januari 1959 melaporkan tur Bulgaria ke Indonesia dengan judul besar: “Politie bewaakte hotel Bulgaarse voetballers in gevecht in Indonesia” (Polisi Menjaga Hotel, Pemain Bulgaria Terlibat Keributan di Indonesia).
Sementara media berbahasa Belanda lainnya, Het Binnenhof, edisi 24 Januari 1959, bahkan menulis headline satir bertajuk “Prettig Voetbal in Indonesie” atau “Sepak Bola yang Menyenangkan di Indonesia” untuk menyindir panasnya laga tersebut.
Dalam tur tersebut, Bulgaria memainkan enam laga persahabatan melawan klub-klub Indonesia sebelum menutup rangkaian pertandingan dengan menghadapi Timnas Indonesia di Jakarta pada 21 Januari 1959.
Empat laga awal berjalan lancar. Tapi, dalam dua pertandingan terakhir diwarnai keributan. Pada laga kelima, terjadi bentrokan antarpemain yang membuat kapten Bulgaria Spiro Debarski dan seorang pemain Indonesia tak sadarkan diri.
Laga pamungkas melawan Timnas Indonesia di Stadion Ikada juga berlangsung keras. Kiper Bulgaria Nikola Parchanov harus ditarik keluar akibat cedera tangan. Sementara beberapa pemain Indonesia mengalami luka di bagian hidung.
Kericuhan tersebut diduga dipicu kepemimpinan wasit yang buruk serta sikap penonton yang terus mencemooh skuad Bulgaria sepanjang pertandingan. Aparat keamanan pun menambah jumlah personel di stadion dan di hotel tempat Bulgaria menginap.
Baca Juga
Resmi! FIFA Umumkan Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

