AC Milan Pecundangi Como, Massimiliano Allegri Puji Mike Maignan dan Rafael Leao
Poin Penting
|
COMO, investortrust.id – Massimiliano Allegri menilai AC Milan menunjukkan mental baja saat membungkam Como 3-1 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (16/1/2026) dini hari WIB. Pelatih I Rossoneri itu mengakui peran besar Mike Maignan yang disebutnya “menjaga Milan tetap hidup” di tengah tekanan tuan rumah. Begitu juga dengan Rafael Leao.
Milan sempat tampil buruk di awal laga dan tertekan sepanjang babak pertama. Mereka tertinggal lebih dulu lewat sundulan Marc-Oliver Kempf sebelum penalti Christopher Nkunku di penghujung babak pertama menyelamatkan Rossoneri dari situasi krisis.
Kebangkitan Milan ditentukan oleh aksi heroik Maignan di bawah mistar serta dua gol Adrien Rabiot yang tampil di luar dugaan. Hasil ini sekaligus memberi Como kekalahan kandang pertama mereka musim ini.
Baca Juga
Barcelona Lolos ke Semifinal Copa del Rey, Hansi Flick Puas Kinerja Tim
Kemenangan ini membuat Milan kini kokoh di posisi kedua klasemen, menjadi satu-satunya tim yang berjarak tiga poin dari Inter demi menjaga persaingan Scudetto tetap hidup. I Rossoneri juga mencatat rekor impresif dengan hanya sekali kalah dalam 20 pekan pertama, pencapaian yang sebelumnya hanya mereka raih pada musim 1995/1996 dan 2003/2004.
Massimiliano Allegri mengungkapkan Milan sempat beberapa kali mengubah skema permainan, mulai dari empat bek, beralih ke 4-3-3, hingga 3-5-2 di babak kedua.
“Kami memulai dengan empat gelandang saat menguasai bola untuk membuka jalur umpan, tapi setelah tertinggal kami kehilangan keseimbangan dan memberi terlalu banyak ruang untuk serangan balik. Di momen itu Maignan benar-benar menyelamatkan kami,” kata Allegri kepada DAZN Italia.
“Setelah menyamakan skor melawan Como yang sangat berbahaya, saya menambah daya gedor dengan tiga penyerang. Namun setelah kami berbalik unggul, saya kembali ke sistem awal. Ini tim yang sangat tangguh dan ingin menang dengan segala cara,” tambah Allegri.
Situasi sempat memanas saat penalti Milan, ketika Rafael Leao terlihat ingin menjadi eksekutor. Tapi, Allegri dari pinggir lapangan menunjuk Nkunku sebagai penendang.
“Leao memang ingin mengeksekusi. Dia spesialis juga, tapi saat itu saya merasa Nkunku yang paling tepat. Saya sempat panik karena setengah stadion bersorak, saya kira bolanya gagal. Tapi kemudian saya melihat bangku cadangan kami merayakan gol,” ujar Allegri sambil tersenyum.
Allegri juga memuji peran Leao dalam proses gol kedua Milan. “Sentuhan pertamanya untuk mengontrol bola lalu memberi assist ke Rabiot sangat luar biasa,” kata Allegri.
Baca Juga
Reaksi John Herdman Lihat Timnas Indonesia Lawan Vietnam di Piala AFF 2026

