Diikuti 120 Pegolf Terbaik, Kristina Yoko dan Bianca Naomi Laksono Siap Bersaing di Indonesia Women's Open 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebanyak 120 pegolf terbaik akan bertarung di Indonesia Women’s Open presented by BTN pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Damai Indah Golf-BSD Course. Mereka di antaranya atlet-atlet elite dari KLPGA Dream Tour dan pegolf-pegolf teratas yang mewakili lebih dari 12 negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk kontingen Indonesia.
Sebanyak 50 pegolf profesional wanita top Korea akan turun dan berkompetisi dengan pemain-pemain terbaik dari seluruh kawasan Asia-Pasifik di BSD Course. Sementara itu, sebagai tuan rumah, Persatuan Golf Indonesia (PGI) akan memberikan kesempatan kepada 30 pemain Indonesia untuk ikut bersaing dalam memperebutkan trofi IWO edisi kedua.
Kristina Natalia Yoko menjadi salah satu andalan dari tuan rumah. Berhasil lolos cut pada debut IWO 2025, Yoko berharap bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi di Indonesia Women’s Open presented by BTN.
Bagi Yoko, IWO bukan hanya sekadar pergelaran golf internasional. Ia melihat bahwa IWO bisa menjadi barometer kemampuan para pegolf wanita Indonesia di panggung dunia.
“Aku melihat IWO sebagai panggung besar untuk menunjukkan sejauh mana perkembangan ladies professional Indonesia. Ini bukan hanya soal pertandingan, melainkan sebuah langkah awal untuk mendorong semakin banyaknya turnamen golf khusus ladies di masa depan," ujar Yoko dalam acara Konferensi Pers Indonesia Women’s Open 2026 di Damai Indah Golf BSD Course, Tangerang Selatan, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga
Yoko menjelaskan, IWO adalah milestone besar dan titik penting dalam perjalanan kariernya sebagai pegolf profesional. Di IWO, Yoko berharap bisa membawa kualitas permainan terbaik dan sekaligus berkontribusi untuk kemajuan ladies pro Indonesia.
"Sudah mengenal lapangan ini dan lapangannya cukup jauh secara distance, dan banyak bottleneck dan khususnya harus mempunyai strategi yang baik, walaupun sudah mengenal lapangan ini. Jadi harus bermain secara disiplin, siapin fisik dan juga mental," ungkap Yoko.
Tidak hanya para profesional wanita Indonesia, PGI pun membuka kesempatan bagi para amatir terbaik Tanah Air untuk menjajal kemampuan mereka di level kompetisi wanita yang lebih ketat. Salah satunya adalah Bianca Naomi Laksono, pegolf amatir yang mendapatkan kesempatan langka di turnamen profesional wanita termahal di Indonesia ini.
“Saya senang bisa mendapatkan kesempatan untuk bertanding di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Ini merupakan peluang yang sangat bagus untuk mengasah kemampuan saya dan menakar seberapa jauh saya bisa bersaing dengan para pegolf bagus dari dalam dan luar negeri," jelas Bianca.
Baca Juga
Gelar Public Expose 2025, GOLF Fokus Perkuat Pendapatan Berulang dan Ekosistem Terintegrasi
Bianca menuturkan, dirinya akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya di Indonesia Women’s Open presented by BTN ini. Meskipun sedikit tertekan, Bianca mengaku akan membuat turnamen menjadi suatu yang menyenangkan.
"Jadi aku mau bikin fun aja turnamen ini karena emang ini di luar level aku, karena ini kan levelnya udah pro dan aku disini lebih mau untuk coba enjoy dan belajar saja sih, terus ngeliat pro-pro itu gimana sih mereka mainnya, terus gimana sih pre-routinenya aku mau liat itu sih disini," ucap atlet timnas SEA Games 2025 yang menyumbangkan medali perunggu beregu tersebut.
Dengan skala yang diperluas dan kemitraan internasional yang diperkuat, Indonesia Women’s Open presented by BTN bersama dengan upaya kolaboratif AGLF, PGI, dan KLPGT berupaya memainkan peran vital dalam pertumbuhan dan pengembangan jangka panjang golf wanita di Indonesia dan kawasan Asia-Pasifik yang lebih luas. Indonesia Women’s Open presented by BTN juga mendapatkan dukungan dari Hana Bank, Bank J-Trust Indonesia, KMK Group, Chandra Asri, dan SMBC Indonesia.

