Siloam TB Simatupang (SILO) Lampaui 100 Prosedur Ablasi Jantung
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Siloam Hospitals TB Simatupang, rumah sakit swasta yang menyediakan layanan medis komprehensif dengan fokus pada kardiologi, neuroscience, dan ortopedi, mencatat capaian signifikan pada 2025. Brand RS milik PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) tersebut melaporkan peningkatan kinerja layanan jantung dan strok, menegaskan konsistensi mutu layanan sekaligus posisi unggul dalam penanganan kasus berisiko tinggi.
"Pada bidang kardiologi, Siloam Hospitals TB Simatupang menyelesaikan lebih dari 100 prosedur ablasi hingga November 2025," kata Kepala Staf Medis Fungsional Bidang Kardiologi Siloam Hospitals TB Simatupang, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi SpJP (K) FIHA, dalam keteranganya, Sabtu (29/11/2025).
Ablasi merupakan prosedur intervensi jantung untuk mengatasi aritmia atau gangguan irama jantung. Rumah sakit ini juga menangani cardioneuroablation, atau kardioneuroablasi, yakni prosedur ablasi kateter yang menargetkan saraf otonom penyebab gangguan irama jantung. Atrial fibrilasi, salah satu bentuk aritmia yang meningkatkan risiko stroke sumbatan hingga 40%, menjadi kasus yang ditangani dengan teknologi tersebut.
Baca Juga
Diikuti 9.351 Orang, Pelatihan BHD Siloam Pecahkan Rekor MURI
Yuoga yang juga dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ini menjelaskan, Siloam Hospitals TB Simatupang mengadopsi berbagai teknologi ablasi terkini. "Di Siloam Hospitals TB Simatupang, prosedur ablasi dengan teknologi terkini, seperti RFA (radio frequency ablation), CBA (cryo balloon ablation) dan PFA (pulse field ablation) telah menjadi pilihan dalam tata laksana aritmia," kata dia.
Siloam TB Simatupang juga telah melakukan prosedur kardioneuro ablasi pada pasien mengalami syncope/pingsan karena aktivitas saraf vagus yang berlebihan dan berhasil membantu pasien beraktivitas dengan normal.
Pada layanan neuroscience, Siloam Hospitals TB Simatupang kembali meraih Status Diamond ANGELS Awards dari World Stroke Organization pada kuartal III 2025. Penghargaan ini menjadi yang ke-11 kalinya sejak 2022 dan merupakan pengakuan tertinggi dalam penanganan strok berdasarkan kecepatan dan ketepatan prosedur klinis.
Spesialis Neurologi Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Peter Gunawan Ng SpS, menilai capaian tersebut sebagai hasil dari konsistensi peningkatan kompetensi tim medis. “Kami telah menangani strok kurang dari 60 menit. Salah satu yang kami lakukan adalah penggunaan terapi trombolitik yang melarutkan gumpalan darah yang menyumbat aliran darah sehingga mencegah kerusakan organ dan jaringan," kata dia.
Dia menjelaskan golden period untuk strok tidak lebih 4,5 jam. "Capaian terbaik penangan pasien stroke dengan trombolisis yang pernah ditangani di Siloam Hospitals TB Simatupang adalah 13 menit,” kata dia.
Baca Juga
Laba Siloam (SILO) Naik Jadi Rp 797 Miliar Didukung Pertumbuhan Pendapatan
Direktur Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Dewi Wiguna M.Sc, menyatakan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan komitmen jangka panjang rumah sakit dalam menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional. “Khusus untuk strok, tim Stroke Ready Hospitals telah mengikuti basic neuro life support yaitu training khusus yang diadakan oleh World Stroke Organization (WSO) Angels Initiative,“ kata dia.
Ia menambahkan bahwa layanan multidisiplin dalam satu fasilitas mempercepat proses diagnosis dan terapi bagi pasien. “Di Siloam Hospitals TB Simatupang, tersedia layanan medis yang komprehensif, hal ini memudahkan pasien bisa tetap berkonsultasi dengan multidisiplin dalam satu fasilitas kesehatan,” katanya.

