Komentar Dukung Donald Trump, Presiden FIFA Gianni Infantino Banjir Kritik
Poin Penting
|
ZURICH, investortrust.id – Mantan Ketua Komite Tata Kelola FIFA Miguel Maduro mengkritik komentar Presiden FIFA Gianni Infantino yang memuji dan mendukung Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka dalam sebuah acara.
Gianni Infantino menuai kritik keras setelah secara terbuka menyampaikan dukungan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam acara American Business Forum di Miami, Rabu (5/11/2025) waktu setempat.
Dalam pidatonya, Ginnai Infantino menyebut Donald Trump sebagai “teman dekat” dan memujinya atas kontribusi besar terhadap penyelenggaraan Piala Dunia.Dia juga menilai TDonald rump sebagai sosok yang menepati janji dan berani berbicara apa adanya.
Baca Juga
Resmi Latih Genoa, Daniele de Rossi Langsung Jalani Laga Berat Lawan Fiorentina
Trump:
— Clash Report (@clashreport) November 5, 2025
We have the president of FIFA, Gianni Infantino, FIFA FIFA, where is Gianni?
Gianni, my boy! pic.twitter.com/pM86Zii2zV
“Kami punya hubungan yang hebat. Saya sungguh beruntung punya hubungan yang hebat dengan Presiden Trump. Dia melakukan apa yang dia katakan dan mengatakan apa yang banyak orang pikirkan. Itulah mengapa dia sukses,” ujar Gianni Infantino, dilansir The Athletic.
Gianni Infantino juga menegaskan, kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden merupakan hasil dari proses demokrasi yang harus dihormati. “Dia terpilih berdasarkan program dan apa yang dia janjikan. Jadi saya pikir kita semua harus mendukung apa yang dia lakukan karena itu terlihat cukup baik,” ujarnya.
Namun, pernyataan tersebut memancing reaksi keras dari mantan Ketua Komite Tata Kelola FIFA Miguel Maduro. Dia menilai komentar Gianni Infantino jelas melanggar prinsip netralitas politik yang menjadi pedoman organisasi sepak bola dunia itu.
Infantino:
— Adam Crafton (@AdamCrafton_) November 6, 2025
“In a great democracy, you should respect results of the election, right? In the end (Trump) was elected based on what he said. He is implementing what he said he’d do. We should all support what he’s doing because it’s looking pretty good”https://t.co/eIimeOrDId
“Gianni Infantino berbicara sebagai Presiden FIFA dalam acara resmi, bukan sebagai individu. Dengan mendukung program politik dan kebijakan Presiden Trump, dia telah mengambil posisi dalam perdebatan politik domestik Amerika Serikat,” ujar Miguel Maduro.
Miguel Maduro menilai seharusnya Infantino cukup menegaskan pentingnya menghormati hasil pemilu tanpa menunjukkan keberpihakan politik. “Untuk tetap netral secara politik, dia tidak boleh mengajak publik mendukung kebijakan Presiden Trump. Itu pelanggaran terhadap Pasal 15 Kode Etik FIFA,” tegasnya.
Kontroversi semakin memanas karena sebelumnya Gianni Infantino juga menyiratkan bahwa Donald Trump bisa menjadi kandidat penerima FIFA Peace Prize, penghargaan untuk tokoh yang dinilai mengampanyekan perdamaian dunia.
Baca Juga
Kabar Buruk! Pelatih Keturunan Indonesia John Heitinga Dipecat Ajax Amsterdam
Trump salutes FIFA president Gianni Infantino at the PIF sponsored America Business Forum - Miami.
— Felipe Cárdenas (@FelipeCar) November 5, 2025
Trump: “I wanted to be president for the World Cup.” pic.twitter.com/X4ZSQ7zzbf

