Heboh! Kabar Penjualan Stadion Legendaris Maracana oleh Pemda Rio de Janeiro
Poin Penting
|
RIO DE JANEIRO, investortrust.id – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Brasil. Pemerintah Daerah (Pemda) Rio de Janeiro berencana menjual Estadio do Maracana, arena legendaris yang selama lebih dari tujuh dekade menjadi simbol kejayaan sepak bola Samba. Ini demi menutup utang yang menumpuk.
Maracana bukan sekadar stadion. Dibuka sejak 1950, arena berkapasitas 87 ribu penonton itu adalah tempat sejarah besar Brasil tertulis. Di sinilah sekitar 200 ribu penonton menyaksikan “Tragedi Maracanazo”, ketika Uruguay secara dramatis mengalahkan Brasil 2-1 pada final Piala Dunia 1950.
Di tempat inilah Pele mencetak gol ke-1.000 dalam kariernya pada 1969. Itu menjadikan Maracana semacam kuil suci sepak bola bagi masyarakat Brasil.
Baca Juga
Super League Menang di Pengadilan Spanyol, Real Madrid Siap Gugat UEFA
Namun, sang legenda kini menghadapi masa depan yang tak pasti. L’Équipe dan Marca menyatakan, Pemda Rio de Janeiro berniat melepas kepemilikan stadion demi mengurangi beban utang sebesar €1,89 miliar (Rp36 triliun) kepada pemerintah pusat Brasil.
Selain itu, biaya pemeliharaan yang sangat tinggi juga menjadi alasan. Setiap kali stadion digunakan, dana sekitar €160 ribu (Rp3,1 miliar) harus digelontorkan untuk perawatan dan operasional.
Otomatis, rencana ini menuai kontroversi. Wacana privatisasi Maracana segera memantik gelombang penolakan dari publik Rio de Janeiro. Banyak warga menganggap penjualan stadion yang menjadi kebanggaan nasional itu sebagai bentuk pengingkaran terhadap warisan sepak bola Brasil. Banyak yang memandang Maracana sebagai simbol identitas dan kebanggaan.
🇧🇷 Le gouvernement de la ville de Rio de Janeiro a décidé de mettre en vente le mythique stade Maracana afin d'éviter les coûts d’entretien et, surtout, de rembourser une partie de sa dette, estimée à 1,89 milliard d’euros ► https://t.co/nu58naYB9U pic.twitter.com/n8pSgG7yQF
— RMC Sport (@RMCsport) October 29, 2025
Pemda Rio de Janeiro kemudian merespons dengan menyebut rencana ini belum final. Proposal penjualan Maracana masih harus dibahas dan disetujui dalam rapat paripurna DPRD Rio de Janeiro.
Bila disetujui, langkah ini akan menjadi percobaan kedua setelah upaya serupa gagal pada 2011, ketika pengusaha terkaya Brasil, Eike Batista, sempat berniat membeli stadion tersebut dan batal di tahap akhir.
Anggota DPRD Rio de Janeiro Rodrigo Amorim menegaskan, privatisasi adalah langkah realistis untuk mengurangi beban keuangan daerah. Dia memperkirakan penjualan Maracana dan kompleks olahraga di sekitarnya dapat menghasilkan sekitar €320 juta (Rp6,2 triliun).
“Kami harus memangkas pengeluaran terbesar, dan salah satunya berasal dari Stadion Maracana yang setiap pertandingan menelan biaya luar biasa besar,” kata Rodrigo Amorim, dilansir L’Équipe.
Baca Juga
Sedang Terpuruk, Liverpool Bakal Hadapi Tiga Pertandingan Berat di Depan
😳 ¿El Maracaná… a la venta?
— MARCA (@marca) October 27, 2025
🇧🇷🏟️ El templo del fútbol brasileño podría cambiar de manos para reducir la deuda del Estado de Río de Janeiro@epofutebol pic.twitter.com/mKL72kEWuR

