Erick Thohir Ingin Move on, Sejumlah Pelatih ini Bisa Jadi Alternatif Timnas Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Sejumlah nama pelatih berpengalaman memimpin tim Asia di Piala Dunia muncul jadi alternatif Timnas Indonesia setelah Erick Thohir memastikan ingin move one dari Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan sedang mempersiapkan langkah mencari pelatih baru untuk skuad Garuda dengan visi jangka panjang. Dia menyebut PSSI ingin membangun sistem kepelatihan yang berkelanjutan demi masa depan sepak bola Indonesia yang jauh lebih baik.
Erick Thohir meminta suporter bijak dalam menyikapi keputusan-keputusan PSSI terkait pergantian pelatih. “Kalau kita move on dari Patrick, ya kita juga move on dari Shin Tae-yong,” kata Erick Thohir dalam keterangan resminya.
Secara pribadi, Erick Thohir sebenarnya kurang nyaman dengan pergantian pelatih yang terlalu cepat. “Membangun strata kepelatihan itu perlu waktu. Baru terakhir zaman Patrick Kluivert kita bisa bikin struktur yang jelas. Sekarang pusing juga. Hilang strata senior, U-23, U-20. Tapi, mau gimana, ini sudah paketnya begitu,” katanya.
“Saya lagi coba buka komunikasi ke banyak pihak, karena jangan sampai persepsi yang terjadi beberapa kali terakhir ini mempersulit posisi kita mencari pelatih. Ranking kita masih rendah. Jadi, tidak mudah meyakinkan pelatih untuk datang,” ungkap Erick Thohir.
Dengan apa yang sudah terjadi selama Kualifikasi Piala Dunia 2026, maka sangat logis jika PSSI mencari pelatih baru yang bisa meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030. Pelatih tersebut sebaiknya pernah memimpin tim nasional di Asia tampil ke Piala Dunia, seperti saat Shin Tae-yong menukangi Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
Baca Juga
Menang di Laga Debut, Sean Dyche Puji Semangat Tempur Pemain Nottingham Forest
Berikut pelatih bagus yang pernah memimpin tim Asia di Piala Dunia
Guus Hiddink
Pelatih legendaris Belanda itu memimpin Korea Selatan menembus semifinal Piala Dunia 2002 dan Australia menembus babak 16 besar Piala Dunia 2006. Terakhir kali Guus Hiddink bekerja untuk Curacao (2020-2021). Hanya saja, usianya yang kini sudah menginjak 78 tahun dan kesehatannya yang kurang baik menjadi penghalang utama.
Philippe Troussier
Pelatih asal Prancis itu memimpin tuan rumah bersama Piala Dunia 2002 Jepang mencapai babak 16 besar. Si Dukun Putih juga sosok berpengalaman dengan karier membentang di Eropa, Asia, hingga Afrika. Sayang, pekerjaan terakhir Philippe Troussier di Vietnam (2023-2024) berakhir dengan kegagalan.
Bert van Marwijk
Bert van Marwijk merupakan pelatih berpengalaman asal Belanda yang pernah menukangi klub-klub seperti Borussia Dortmund dan Feyenoord. Dia juga sempat melatih Belanda (2008-2012). Pengalaman mertua Mark van Bommel itu di Asia cukup bagus. Dia pernah melatih Arab Saudi. Dia memimpin Australia di Piala Dunia 2018 dan terakhir melatih Uni Emirat Arab (2019-2022).
Paulo Bento
Paulo Bento adalah pelatih asal Portugal yang cukup berkarakter. Dia datang ke Asia pada 2017 untuk menangani Chongqing Lifan di Liga Super China. Setahun kemudian, dia melatih Korea Selatan dan memimpin The Taegeuk Warriors ke Piala Dunia 2022 dengan hasil babak 16 besar. Terakhir, Paulo Bento tercatat menukangi Uni Emirat Arab (2023–2025).
Akira Nishino
Akira Nishino merupakan pelatih asal Jepang dengan kemampuan mumpuni. Sukses dengan sejumlah klub lokal, dia dipercaya memimpin Jepang menembus babak 16 besar Piala Dunia 2018. Sayang, Akira Nishino sempat gagal saat melatih Thailand (2019-2020) setelah sejumlah kekalahan.
Alberto Zaccheroni
Alberto Zaccheroni adalah pelatih asal Italia yang punya pengalaman di Lazio, AC Milan, Inter Milan, hingga Juventus. Setelah menjuarai Piala Asia 2011, dia meloloskan Jepang ke Piala Dunia 2014. Sayang, Jepang terhenti di fase grup. Terakhir kali, Alberto Zaccheroni diketahui melatih di Uni Emirat Arab (2017-2019) setelah sempat menukangi Beijing Guoan (2017).
Zico
Zico merupakan pemain legendaris Brasil. Kariernya sebagai pelatih juga sebagus menjadi pemain. Setelah pensiun bersama Kashima Antlers, Zico kemudian banting stir menjadi pelatih. Dia percaya menukangi Jepang di Piala Dunia 2006. Sekarang, Zico masih di Jepang bekerja sebagai penasehat teknis Kashima Antlers.
Ange Postecoglou
Ange Postecoglou adalah pelatih asal Australia yang memimpin negaranya di Piala Dunia 2014. Setelah kandas di fase grup, pelatih keturunan Yunani itu sukses membawa Australia menjuarai Piala Asia 2015. Terakhir, Ange Postecoglou kehilangan pekerjaan sebagai pelatih Nottingham Forest setelah musim lalu membawa Tottenham Hotspur juara Liga Europa.
Baca Juga
AS Roma Dipermalukan Viktoria Plzen, Gian Piero Gasperini Ungkap Penyebabnya

