Stabil di Lapangan dan Rekening, Chelsea Mulai Panen Hasil Investasi Todd Boehly
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Chelsea memasuki fase yang lebih stabil setelah dua tahun penuh gejolak pada era kepemilikan Todd Boehly. Meski sempat dihujani kritik karena belanja besar dan pergantian pelatih yang terlalu sering, investasi besar pemilik asal Amerika Serikat itu mulai menunjukkan hasil di Stamford Bridge.
Pada 2022, Chelsea resmi berpindah tangan dari Roman Abramovich ke konsorsium yang dipimpin Boehly dengan nilai akuisisi mencapai £3 miliar (Rp65,8 triliun). Pergantian kepemilikan itu terjadi setelah Abramovich harus melepas klub akibat tekanan politik buntut konflik Rusia–Ukraina.
Roman Abramovich diingat sebagai sosok yang mengubah wajah Chelsea menjadi kekuatan elite Eropa dengan koleksi lima gelar Liga Inggris dan dua trofi Liga Champions dalam dua dekade.
Baca Juga
Rekor Gila! Matchday 3 Liga Champions Catat 71 Gol dalam 18 Laga
Todd Boehly pun mencoba mengikuti jejak pendahulunya dengan membangun ulang skuad secara agresif. Sejak berkuasa, dia sudah menghabiskan nyaris £1,5 miliar (Rp32,9 triliun) untuk mendatangkan pemain baru.
Namun, investasi besar itu sempat dinilai tidak efektif karena The Blues tampil buruk pada musim pertamanya hingga finish di peringkat 12 Liga Premier. Kondisi semakin panas setelah empat pelatih dipecat, termasuk Thomas Tuchel, Graham Potter, Bruno Saltor, dan Mauricio Pochettino.
Perubahan baru terasa pada musim lalu, ketika Todd Boehly menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih utama. Chelsea tampil lebih solid dan berhasil meraih dua gelar bergengsi, yaitu Liga Konferensi UEFA dan Piala Dunia Antarklub.
Chelsea baru saja memetik kemenangan meyakinkan 5-1 atas Ajax Amsterdam pada Matchday 3 Liga Champions. Hasil itu membuat The Blues naik ke posisi 11 fase liga Liga Champions dengan enam poin. Sementara di Liga Premier, mereka kini berada di peringkat kelima dengan 14 poin.
"Sangat senang dengan pertandingan ini. Kami memulai dengan cukup baik. Secara keseluruhan kami bermain baik, mencetak lima gol dan mungkin bisa mencetak lebih banyak lagi. Kami senang dengan tiga poin ini,” ujar Enzo Maresca seusai lawan Ajax, di situs resmi UEFA.
Baca Juga
Dikalahkan Real Madrid, Igor Tudor Minta Juventus Segera Bangkit
Not a single team across Europe has spent more than Chelsea: €1.7 BILLION since 2022. Almost €800m net spend
— TW 🐺 (@irishwolf99) October 22, 2025
Ajax, in the same timeframe, are the 41st largest spenders: less than Fulham. They've also organically turned over an enormous profit on player trading. Need I go on?! https://t.co/lL2OfWWG84 pic.twitter.com/QidEyLItr3

