Napoli Dihajar PSV Eindhoven, Rekor Liga Champions Antonio Conte Memprihatinkan
Poin Penting
|
EINDHOVEN, investortrust.id – Kekalahan memalukan 2–6 Napoli dari PSV Eindhoven pada fase liga Liga Champions 2025/2026 meninggalkan jejak kelam bagi Antonio Conte. Laga di Stadion Philips, Rabu (22/10/2025) dini hari WIB itu tidak hanya mencoreng harga diri klub, melainkan juga mempertegas reputasi buruk Conte di kompetisi tertinggi antarklub Eropa.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Napoli kebobolan enam gol dalam satu pertandingan di ajang Eropa. Kekalahan telak ini juga menjadi rekor negatif baru bagi Conte karena belum pernah satu pun tim yang dia latih kebobolan enam gol dalam satu laga.
Catatan serupa terakhir terjadi sangat lama. Napoli pernah kebobolan enam gol pada Serie A 1997 ketika tumbang 3–6 dari Sampdoria. Butuh hampir tiga dekade sebelum hasil memilukan itu terulang kembali.
Baca Juga
Dongeng Dari Swedia, Klub Desa Nelayan Mjallby Cetak Sejarah Juara Liga
Masalahnya tidak berhenti di situ. Kekalahan dari PSV justru menambah panjang rangkaian kegagalan Antonio Conte di Liga Champions. Meski namanya besar di Italia dan pernah meraih gelar Serie A serta Scudetto, prestasinya di Liga Champions jauh dari meyakinkan.
Sejak pertama kali tampil sebagai pelatih di Liga Champions bersama Juventus pada musim 2012/2013, Conte mencatat: 16 kemenangan, 14 hasil imbang, 15 kekalahan, rata-rata poin hanya 1,38 per laga, dan tidak pernah tembus semifinal Liga Champions.
Pencapaian terbaiknya hanya berhenti di perempat final Liga Champions 2012/2013 bersama Juventus. Setelah itu, cerita buruk terus berulang, yaitu gugur di fase grup bersama Juventus (2013/2014), trsingkir di babak 16 besar bersama Chelsea (2017/2018), kandas fase grup bersama Inter Milan (2020/2021), menyerah di babak 16 besar bersama Tottenham Hotspur (2022/2023).
Conte mengakui kondisi Napoli kini tidak stabil setelah banyak perubahan dalam skuad sejak menjuarai Serie A musim lalu. “Tentu ada kekecewaan. Tapi, situasi seperti ini tidak terjadi secara kebetulan. Kami harus menjadikannya pelajaran untuk mengubah arah,” ucap Antonio Conte, dilansir Sky Sport Italia.
“Musim lalu kami menjuarai Scudetto dengan cara luar biasa. Sekarang situasinya berbeda karena banyak pemain baru masuk. Sembilan pemain baru dalam satu ruang ganti bukan hal mudah. Sejak awal saya sudah bilang ini akan berat,” tutup Conte.
Baca Juga
Fermin Lopez Pemain Spanyol Pertama Cetak Hattrick untuk Barcelona di Liga Champions
Disaster Napoli: 3 losses in their last 5 😳
— Italian Football TV (@IFTVofficial) October 21, 2025
❌ PSV 6-2 Napoli
❌ Torino 1-0 Napoli
❌ Milan 2-1 Napoli
They were up 1-0 today too and went on to concede SIX 🥴 pic.twitter.com/ufJRk2sTyB

