Senasib dengan Timnas Indonesia, Pelatih Oman Carlos Queiroz Kritik AFC
Poin Penting
|
DOHA, investortrust.id – Pelatih Oman Carlos Queiroz melontarkan kritik tajam kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) seusai keputusan menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dia menilai keputusan itu memberi keuntungan besar bagi dua negara tersebut dan membuat peluang tim lain menjadi nyaris mustahil.
Oman tergabung di Grup A bersama Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA) dalam fase penentuan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026. Bagi Queiroz, yang baru ditunjuk pada Juli lalu, tantangan kali ini terasa jauh lebih berat daripada pengalaman sebelumnya meloloskan Afrika Selatan, Portugal, dan Iran ke ajang tertinggi sepak bola dunia.
“Dalam kondisi seperti ini, bisa lolos ke Piala Dunia akan menjadi keajaiban. Apakah tidak ada stadion di Jepang atau Kuwait yang bisa digunakan? Saya rasa, orang-orang yang membuat keputusan ini punya cara pandang sepak bola yang berbeda,” kata Carlos Queiroz, dikutip The Guardian.
Baca Juga
Akibat Cedera Parah, John Stones Sebut Nyaris Pensiun Musim Lalu
Menurut Carlos Queiroz, penunjukan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah sejak Juni lalu tanpa kriteria yang jelas menimbulkan tanda tanya besar. Status itu membuat kedua negara tidak saling bertemu, sesuatu yang dianggapnya tidak adil dalam kompetisi resmi.
“Mereka menempatkan Arab Saudi di Arab Saudi, dan Qatar di Qatar. Kalau mereka tidak melihat ada yang salah dengan ini, lalu siapa yang boleh bersuara? Pelatih dan pemain tentu berada di posisi sulit untuk mengeluh,” tambah Carlos Queiroz.
Selain masalah lokasi, Carlos Queiroz juga menyoroti ketimpangan jadwal. Oman harus menghadapi Qatar pada Rabu (8/10) malam WIB. Kemudian, meladeni UEA tiga hari berselang. Sementara Qatar mendapat jeda enam hari penuh antara laga pertama dan kedua. Mirip dengan jadwal Timnas Indonesia.
“Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Mereka sudah tahu hasil pertandingan kami sebelum bermain lagi. Orang yang membuat aturan tampaknya tidak memikirkan keseimbangan kompetisi,” lanjut Carlos Queiroz.
Pelatih berusia 71 tahun itu menilai AFC kehilangan logika dasar turnamen. “Ketika ada Piala Dunia, wajar tuan rumah mendapat keuntungan karena mereka membangun stadion dan menanggung biaya besar. Tapi menempatkan tuan rumah di tengah kompetisi kualifikasi? Itu tidak masuk akal,” beber Carlos Queiroz.
Carlos Queiroz bahkan menyindir padatnya jadwal timnya. “Kami punya pemain yang baru tampil di Bangkok pada Minggu, lalu terbang Senin, tiba Selasa, dan langsung bermain Rabu. Saya sampai bertanya pada koki kami, bagaimana caranya membuat omelet tanpa telur,” pungkas Queiroz.
Baca Juga
Bantah Rumor Transfer, Leandro Trossard Bahagia Membela Arsenal
🇴🇲 Oman coach Carlos Queiroz didn't miss an opportunity to throw a little shade Qatar's way ahead of their crunch clash in Doha tomorrow.#AsianQualifiers pic.twitter.com/7WloRkxoGU
— The Asian Game (@TheAsianGame) October 7, 2025

