Raffaele Palladino Ungkap Alasan Tinggalkan Fiorentina di Akhir Musim
Poin Penting
|
FIRENZE, investortrust.id – Raffaele Palladino akhirnya buka suara soal kepergiannya dari Fiorentina setelah hanya semusim menukangi klub asal Firenze. Dia menegaskan keputusan mundur lahir karena perbedaan visi dengan manajemen, meski kontraknya otomatis diperpanjang hingga 2027.
Raffaele Palladino dianggap cukup sukses menukangi Fiorentina. Dia membuat La Viola tampil cukup baik di banyak pertandingan. Sayang, Raffaele Palladino kemudian memutuskan mundur.
Apa alasannya? “Saya melihat sepak bola seperti puzzle. Semua kepingan harus pas agar bisa bekerja. Saya bangga dengan apa yang kami lakukan di Firenze. Tapi, kondisinya tidak lagi memungkinkan untuk melanjutkan. Ide dan visi kami terlalu berbeda,” kata Raffaele Palladino, dilansir La Gazzetta dello Sport.
Baca Juga
Loloskan Inter Miami ke Play-off, Lionel Messi Catatkan Rekor Unik
Mantan pelatih Monza itu mengaku emosional seusai mengumumkan pengunduran diri. Menurutnya, hampir semua pemain Fiorentina menghubunginya secara pribadi.
“Tidak ada yang menyangka. Saya hanya bicara dengan staf dan langsung dengan klub. Tapi, video call dan pesan dari para pemain membuat saya menangis. Kami sudah melalui momen indah sekaligus sangat berat bersama. Karena itu tercipta sesuatu yang spesial. Sampai sekarang kami masih berhubungan,” tambah Raffaele Palladino.
Momen paling sulit datang pada Desember 2024, saat Edoardo Bove terkena serangan jantung di tengah laga Serie A kontra Inter Milan di Stadio Artemio Franchi. “Itu benar-benar sebuah guncangan. Risiko kehilangan bagian dari kami selamanya sangat menghancurkan. Ada pemain yang bahkan tidak mau berlatih lagi,” kata Raffaele Palladino.
“Untungnya sebuah keajaiban menyelamatkan Edo. Dia luar biasa, datang ke Viola Park, menyemangati kami, selalu hadir di tengah tim. Bagi saya, dia seperti adik kecil. Kalau kariernya tidak bisa berlanjut, dia selalu punya tempat aman di staf saya,” beber Raffaele Palladino.
Raffaele Palladino juga menyinggung Moise Kean, yang tampil gemilang dengan 19 gol musim lalu.Striker Italia ternyata sempat membuat taruhan dengan sang pelatih.
“Kami punya taruhan di angka 15 gol. Dia memenangkannya. Ada koneksi instan dengan Moise. Saya sudah menginginkannya sejak di Monza, dan saat datang ke Fiorentina, dia adalah nama pertama yang saya sebut,” pungkas Raffaele Palladino.
Baca Juga
Alessandro Buongiorno Cedera, Napoli Salahkan Jadwal Padat Serie A
Raffaele Palladino says he and Fiorentina had ‘different views’ after his first season at the Stadio Franchi, while Moise Kean ‘won a bet’ and Edoardo Bove has a ‘secure spot’ in his staff if he can’t continue his career as a footballer. pic.twitter.com/JK4jjcKjcb
— Football Italia (@footballitalia) September 25, 2025

