Gelar MoveNow Camp, Allianz Ajak 30 Remaja Indonesia Jadi Pesepakbola Profesional
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Allianz Indonesia resmi menggelar MoveNow Camp-Indonesia Edition. Ini adalah program pelatihan sepak bola intensif yang berlangsung pada 20–21 September 2025 di CIBIS Park, Jakarta Selatan.
Sebanyak 30 remaja berusia 14–16 tahun terpilih mendapat kesempatan berharga untuk berlatih langsung bersama mantan pelatih Timnas U-20 Indonesia Indra Sjafri, mantan pelatih Timnas U-17 Indonesia Fakhri Husaini, hingga mantan pemain nasional Maman Abdurrahman.
Ada juga pesepak bola putri Indonesia Safira Ika Putri Kartini dan Rihla Nuer Aulia, serta mantan physiotherapist Timnas U-20 Indonesia Asep Azis maupun coach fitness kenamaan Desy Indarta.
Baca Juga
Demi Timnas Indonesia, BRI Super League Geser Jadwal Pertandingan Oktober
Kegiatan ini merupakan keberlanjutan dari Allianz MoveNow Camp 2024. Ketika itu, Allianz Indonesia memberangkatkan tiga anak Indonesia ke Muenchen untuk berlatih bersama Bayern Muenchen di Allianz Arena.
Kamp ini merupakan bagian dari inisiatif global Allianz, MoveNow, yang dihadirkan untuk menjawab tantangan meningkatnya gaya hidup sedentari, khususnya di kalangan generasi muda.
Di Indonesia sendiri, hanya 6,8% anak usia 10–15 tahun yang tingkat kebugaran jasmaninya masuk kategori baik atau lebih, menurut Laporan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) 2023. Fakta ini menegaskan urgensi program yang mendorong anak-anak untuk lebih aktif bergerak dan membangun kebiasaan sehat sejak dini.
MoveNow Camp-Indonesia Edition menambah daftar inisiatif Allianz dalam mendorong gaya hidup aktif di Tanah Air. Sebelumnya, pada Agustus 2025, Allianz sukses menggelar MoveNow: Padel, Now! turnamen padel yang melibatkan komunitas, selebritas, agen, jurnalis, hingga nasabah, dan MoveNow Community Competitions untuk badminton, mini soccer dan tenis.
Melalui berbagai program MoveNow, Allianz Indonesia menegaskan perannya sebagai partner in progress bagi masyarakat Indonesia. Lebih dari sekadar mendorong generasi muda untuk sehat dan berani mengejar mimpinya di olahraga, Allianz juga ingin menumbuhkan pemahaman bahwa kesiapan masa depan juga membutuhkan pengaturan keuangan yang baik.
Menampilkan Pelatih Timnas Indonesia Junior Terbaik
Tahun ini, pengalaman tersebut dibawa ke Indonesia melalui pelatihan intensif bersama tokoh dan legenda sepak bola Tanah Air agar lebih banyak generasi muda Indonesia mendapatkan akses untuk mengembangkan potensi mereka.
“MoveNow Camp-Indonesia Edition adalah wujud nyata komitmen Allianz dalam mewujudkan purpose We secure your future. Kami percaya olahraga, termasuk sepak bola, mampu menanamkan disiplin, kebersamaan, dan rasa percaya diri yang menjadi bekal penting bagi generasi muda Indonesia,” ujar Country Manager sekaligus Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz.
“Dengan menghadirkan inisiatif global MoveNow di Indonesia, Allianz ingin menegaskan kembali perannya sebagai partner in progress yang mendampingi mereka dalam mengembangkan potensi, baik di dalam maupun di luar lapangan,” tambah Alexander Grenz.
Pada hari pertama, sesi latihan akan dipimpin Indra Sjafri. Kehadirannya memberi kesempatan bagi para peserta untuk merasakan standar pembinaan yang selama ini mengantarkan Indonesia meraih berbagai prestasi sepak bola di kancah junior Asia Tenggara.
“Bagi pemain muda, pondasi yang kuat jauh lebih penting daripada sekadar mengejar hasil instan. Karena itu, di MoveNow Camp Indonesia-Edition, peserta akan mendapat pengalaman berlatih yang dimulai dari dasar permainan seperti teknik, kecepatan, koordinasi, hingga pemahaman taktik sederhana yang bisa langsung mereka terapkan di lapangan,” kata Coach Indra.
“Harapan saya, lewat pengalaman ini mereka bukan hanya mengasah keterampilan, melainkan juga belajar disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab yang akan menjadi bekal berharga di masa depan,” tambah Indra Sjafri.
Bersama Coach Indra, kamp hari pertama yang berfokus pada fundamental training juga menghadirkan Maman Abdurrahman, mantan kapten Timnas Indonesia. Dia turun langsung mendampingi peserta, memberikan arahan teknis sekaligus berbagi pengalaman panjangnya sebagai pemain profesional.
“Di luar hal teknikal, penting buat setiap anak yang memilih sepak bola sebagai pilihan hidupnya untuk mulai belajar mengatur keuangan. Ini perlu disematkan sejak dini, karena karier di lapangan hanya berlangsung singkat pada masa prime, kurang lebih 10-15 tahun,” kata Maman Abdulrrahman.
“Pemahaman akan perencanaan keuangan menjadi kunci agar penghasilan saat bermain dapat menjadi bekal hidup setelah gantung sepatu,” tutup Maman Abdulrrahman.
Baca Juga
AC Milan Hadapi Agenda Padat, Massimiliano Allegri Bersiap Lakukan Rotasi

