Rusuh Lawan Universidad de Chile, Independiente Dicoret Dari Copa Sudamericana
Poin Penting
|
BUENOS AIRES, investortrust.id – Otoritas sepak bola di Amerika Selatan (Conmebol) menjatuhkan hukuman tegas kepada klub Argentina Independiente akibat kerusuhan berdarah melawan Universidad de Chile di Copa Sudamericana 2025. Los Diablos Rojos didiskualifikasi dari kompetisi.
Kerusuhan pecah pada 20 Agustus 2025 di Estadio Libertadores de America, Avellaneda. Ketika itu, saat jeda babak pertama, insiden terburuk dalam beberapa tahun terakhir di sepak bola Amerika Selatan terjadi.
Awalnya, suporter Universidad de Chile melempar batu, botol, dan kursi ke arah pendukung tuan rumah di tribune bawah. Balasan keras dari fans Independiente membuat situasi semakin kacau. Bahkan ada seorang pendukung tim tamu yang nekat melompat dari tribun atas demi menyelamatkan diri.
Baca Juga
Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 atau Tidak? Begini Jawaban Lionel Messi
INDEPENDIENTE ELIMINADO, UNIVERSIDAD DE CHILE A CUARTOS DE FINAL 🚨
— Diario Olé (@DiarioOle) September 4, 2025
❌ La Conmebol emitió el falló y el conjunto de Avellaneda quedó afuera
✅ Los trasandinos jugarán con Alianza Lima pic.twitter.com/zaCEtFYfaf
Rekaman-rekaman video kekerasan itu kemudian viral di berbagai platform media sosial. Terlihat para pendukung Independiente merangsek ke tribune sketor Universidad de Chile. Mereka memukuli pendukung-pendukung lawan dengan membabi-buta.
Pertandingan yang masih imbang 1-1 saat itu dihentikan pada menit ke-48 setelah kericuhan pecah. Pertandingan itu meninggalkan 19 orang terluka akibat lemparan pisau, tongkat, hingga granat kejut. Bahkan, seorang pendukung Universidad de Chile koma berhari-hari.
ANTECEDENTE NEFASTO: Provocar disturbios te pasa de ronda!
— Politica en River (@PoliticaEnRiver) September 4, 2025
✅ La U de Chile pasa a Cuartos.
❌ Descalificado Independiente.
Lo de Conmebol es INEXPLICABLE!! pic.twitter.com/lj0FKoFKgJ
Dalam keputusan yang diumumkan Jumat (5/9/2025) WIB, Conmebol menegaskan Independiente dicoret dari kompetisi. Mereka juga wajib membayar denda sebesar US$250.000 (Rp4,1 miliar). Fans mereka juga dilarang hadir dalam 14 pertandingan internasional berikutnya.
Atas hukuman ini, Universidad de Chile menilai keputusan Conmebol sebagai wujud tegaknya keadilan. Sedangkan pihak Independiente justru menuding Conmebol memberi kemenangan bagi kelompok perusuh.
🔴⚠️ La BARRA DE INDEPENDIENTE sacando a los HINCHAS DE LA U DE CHILE SIN ROPA del Libertadores de América. https://t.co/iMYeNCj6fK
— tmsports (@tmsportsar) August 21, 2025
Selain Independiente, Conmebol juga menghukum Universidad de Chile. Klub asal Chile itu didenda US$270.000 (Rp4,4 miliar) dan dijatuhi larangan membawa suporter dalam 14 laga internasional mendatang.
Hukuman ini menandai kedua kalinya dalam satu dekade terakhir, klub Argentina dikeluarkan dari kompetisi Conmebol. Pada 2015, Boca Juniors juga didiskualifikasi dari Copa Libertadores setelah fans mereka menyerang pemain River Plate dengan semprotan merica.
Conmebol menegaskan sanksi ini adalah pesan keras untuk mencegah kekerasan di stadion. Kedua klub diwajibkan menggelar kampanye melawan rasialisme, diskriminasi, dan kekerasan, baik di media sosial maupun stadion masing-masing.
Baca Juga
Ludahi Staf Pelatih Seattle Sounders, Luis Suarez Minta Maaf
Al final este chad clasificó a la U de Chile a cuartos de final.#independiente #UdeChile #CopaSudamericana pic.twitter.com/CjwbNk6lgv
— Eric sin K (@Eric_Artic) September 4, 2025

