Hampir US$10 Miliar! Bursa Transfer Musim Panas 2025 Cetak Rekor Baru
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – FIFA mencatat bursa transfer musim panas 2025 menghadirkan rekor baru di sepak bola. Perputaran uang dalam transfer internasional mencapai US$9,76 miliar (Rp164,4 triliun)!
Bursa transfer awal musim 2025/2026 telah ditutup pada Senin (1/9/2025) waktu Eropa. Meski kondisi ekonomi dunia masih lesu, pergerakan pemain di sepak bola sangat masif. Tranfser-transfer besar yang melibatkan nama terkenal terjadi di sejumlah klub.
Hal itu menciptakan rekor baru dalam jumlah transfer secara global. Angka ini tidak hanya melampaui rekor tahun sebelumnya, melainkan juga menandai lonjakan lebih dari 50% dalam setahun.
Baca Juga
Alasan Federico Chiesa Tidak Masuk Skuad Liverpool di Liga Champions
Lonjakan drastis tersebut terjadi seiring meningkatnya jumlah perpindahan pemain lintas negara. Hampir 12 ribu transfer internasional tercatat selama periode jendela musim panas kali ini. Ini mencerminkan betapa agresifnya pasar pemain global.
Dari semua liga, kompetisi Inggris kembali menunjukkan dominasinya sebagai pusat arus finansial. Klub-klub Liga Premier menggelontorkan lebih dari US$3 miliar (Rp50,6 triliun) dalam kurun waktu tiga bulan. Besarnya belanja tersebut membuat Inggris menjadi motor utama perputaran uang di bursa transfer dunia.
Negara penerima dana terbesar dari belanja Inggris adalah Jerman dengan pemasukan US$893 juta (Rp15,1 triliun). Salah satunya berkat penjualan Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen ke Liverpool dengan nilai sekitar £116 juta (Rp2,5 triliun).
Liverpool juga menambah kekuatan dengan mendatangkan Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt. Sementara Newcastle United memecahkan rekor klub melalui perekrutan Nick Woltemade dari VfB Stuttgart senilai £69 juta (Rp1,5 triliun).
Jika dirinci, Jerman menempati posisi kedua dalam belanja transfer internasional dengan US$980 juta (Rp16,5 triliun), disusul Italia di urutan ketiga dengan US$950 juta (Rp16 triliun).
Meski Inggris menjadi penguasa dalam total dana, negara seperti Portugal (479 pemain masuk) dan Brasil (425 pemain masuk) juga mencatat volume transfer besar. Ini menandakan distribusi talenta yang semakin luas.
Di sisi lain, sepak bola putri ikut menorehkan sejarah. Total belanja transfer menembus US$12 juta (Rp202 miliar), dengan lebih dari 1.100 perpindahan pemain. Rekor tertinggi dicatatkan oleh winger Meksiko, Lizbeth Ovalle, yang pindah dari Tigres Femenil ke Orlando Pride seharga US$1,5 juta (Rp25,3 miliar). Nilai ini menjadikannya pemain termahal sepanjang sejarah transfer sepak bola putri.
Menurut Chief Legal and Compliance Officer FIFA Emilio Garcia Silvero, geliat pasar transfer tidak hanya menegaskan kekuatan ekonomi sepak bola putra, melainkan juga menyoroti pertumbuhan eksponensial kompetisi putri.
“Pasar terlihat semakin bergairah dan menjadi indikator penting menjelang Piala Dunia 2026,” kata Garcia Silvero, dilansir Reuters.
Baca Juga
Global transfer market hits new all-time highs in 2025 mid-year window
— FIFA Media (@fifamedia) September 3, 2025
Men’s football spending reaches USD 9.76 billion, a new all-time high (an increase of more than 50% v. mid-2024)
Women’s football transfer fees climb to USD 12.3 million, also the highest ever (an increase… pic.twitter.com/NdpC6hZNDO

