Cristian Chivu Respons Kekalahan Mengejutkan Inter Milan Lawan Udinese
Poin Penting
|
UDINE, investortrust.id – Inter Milan harus menerima kenyataan pahit seusai tumbang 1-2 dari Udinese pada lanjutan Serie A di Dacia Arena, Senin (1/9/2025) dini hari WIB. Cristian Chivu menilai tim asuhannya gagal menjaga fokus, meski sempat unggul lebih dulu.
Hanya sepekan setelah pesta lima gol tanpa balas ke gawang Torino, I Nerazzurri justru terpeleset di laga tandang. Denzel Dumfries membawa Inter unggul cepat. Tapi, handball yang dilakukannya berbuah penalti bagi tuan rumah. Keinan Davis mengeksekusi dengan sempurna. Lalu, Arthur Atta membalikkan keadaan lewat sepakan melengkung sebelum jeda.
Cristian Chivu mengakui permainan anak asuhnya tidak berkembang setelah kehilangan momentum. Meski sudah memasukkan semua penyerang termasuk Lautaro Martinez, Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny, Inter Milan jarang memberi ancaman berarti bagi kiper Udinese.
Baca Juga
Krisis Manchester City Tambah Parah: Kalah Lawan Brighton, Rayan Cherki Cedera
“Pertandingan awalnya berjalan baik, tapi kami tidak cukup cair dalam membangun serangan. Penalti yang kami berikan membuat kami kehilangan ketajaman dan fokus. Kami bisa lihat tim kesulitan,” ujar Cristian Chivu kepada DAZN Italia.
Menurutnya, di babak kedua Inter Milan memang tampil lebih berani. Tapi, tetap tidak mampu menuntaskan peluang. Cristian Chivu bahkan menekankan bahwa sepak bola tidak selalu soal keindahan.
“Anda harus mencoba bermain indah. Tapi, anda juga harus siap bermain kotor jika perlu. Terkadang, bola panjang ke kotak penalti bisa lebih berbahaya dibanding operan cantik,” kata Cristian Chivu.
Pelatih asal Rumania itu menegaskan Inter tidak boleh larut dalam euforia kemenangan besar maupun keterpurukan dari hasil buruk. “Kami tidak luar biasa setelah kemenangan pertama, dan kami tidak buruk setelah kekalahan ini. Kami masih dalam proses. Butuh keseimbangan, fokus, dan kerja keras. Musim ini masih sangat panjang,” ucapnya.
Inter Milan kini menghadapi jeda internasional dengan modal yang kurang meyakinkan. Seusai jeda, I Nerazzurri sudah ditunggu Juventus di Serie A sebelum terjun ke fase grup Liga Champions. “Saya harap jeda ini membuat pemain kembali dengan determinasi lebih besar,” tutup Cristian Chivu.
Baca Juga
Datangkan Alexander Isak, Liverpool Siap Pecahkan Rekor Transfer Liga Premier
Chivu: "Bisogna reagire velocemente e ripartire al meglio"
— Inter ⭐⭐ (@Inter) August 31, 2025

