Ikat Kesepakatan Apparel Rp21,2 Triliun, Manchester City Cetak Rekor di Inggris
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Manchester City mengukir sejarah finansial di Liga Premier lewat kesepakatan apparel bersama Puma senilai £1 miliar (Rp21,2 triliun).
Kontrak baru berdurasi 10 ini akan membuat Puma terus menjadi pemasok perlengkapan resmi The Citizens hingga 2035. Nilai per musim mencapai £100 juta (Rp2,1 triliun). Itu jauh melampaui kontrak sebelumnya sebesar £65 juta (Rp1,4 triliun) per tahun.
Kerja sama ini juga menjadikan Manchester City sebagai pemilik kesepakatan apparel terbesar sepanjang sejarah Liga Premier. Mereka melampaui rekor milik rival sekota, Manchester United, yang sebelumnya meneken kontrak 10 tahun bersama adidas senilai sekitar £900 juta (Rp19,6 triliun).
Baca Juga
Efek Domino Piala Dunia Antarklub, Chelsea Dapat Sponsor Rp1,26 Triliun
Keputusan memperpanjang kerja sama ini tak lepas dari kesuksesan Manchester City di era Puma, termasuk treble bersejarah Liga Premier, Liga Champions, dan Piala FA.
CEO City Football Group Ferran Soriano menyambut antusias kesepakatan ini. Dia menilai kemitraan bersama Puma tidak hanya soal angka. “Kami bergabung dengan Puma dengan ambisi untuk menantang diri sendiri dan melampaui ekspektasi. Kami telah mencapai ini dan lebih selama enam musim terakhir,” katanya, di situs resmi Manchester City.
Baca Juga
Resmi! Jude Bellingham Akan Absen 3 Bulan Jalani Operasi Bahu
IF IT'S MAN CITY, IT'S PUMA 🩵
— Manchester City (@ManCity) July 15, 2025
We have extended our partnership with @pumafootball, which began in 2019. This collaboration has delivered breakthrough innovation, cultural moments & commercial success, both on and off the pitch.
This is a partnership built on shared values 🤝

