Dikalahkan Legia Warszawa di Liga Konferensi Europa, Chelsea Beri Penjelasan
LONDON, investortrust.id – Pelatih Chelsea Enzo Maresca memberi penjelasan setelah menelan kekalahan 1-2 dari Legia Warszawa pada leg kedua perempat final Liga Konferensi Europa di Stamford Bridge, Jumat (18/4/2025) dini hari WIB. Meski kalah, The Blues tetap lolos ke semifinal menantang Djurgarden setelah menang agregat 4-2.
Chelsea menjamu Legia Warszawa dengan modal kemenangan 3-0 dari lawatan di Polandia, pekan lalu. Karena itu, The Blues terlihat cukup santai dengan menggunakan taktik rotasi pemain.
Akibatnya, Legia Warszawa sukses menjebol jala Chelsea melalui Tomas Pekhart pada menit ke-10 dan Steve Kapuadi (53). Sementara tuan rumah hanya mampu menanggapinya sekali lewat Marc Cucurella (3-3).
Baca Juga
Adu Penalti Lawan Bodo/Glimt Gagalkan Tiket Lazio ke Semifinal Liga Europa
“Yang pasti, kami tidak senang dengan kekalahan ini. Kami mungkin mencoba mengatur hasil setelah menang 3-0 di leg pertama, dengan merotasi pemain dan menghindari cedera. Ini kemunduran bagi kami karena kami kalah,” ujar Enzo Maresca, di situs resmi UEFA.
“Ini proses pembelajaran bagi saya, terutama mengingat jumlah pertandingan yang kami jalani sepanjang musim. Anda harus bermain setiap tiga hari dan anda harus memutuskan kapan harus merotasi pemain,” tambah Enzo Maresca.
“Kami berada di bagian akhir musim, dengan enam pertandingan Liga Premier dan semifinal (Liga Konferensi Europa). Jadi, delapan pertandingan lagi, dan untuk berbagai alasan, semuanya adalah final bagi kami,” lanjut Enzo Maresca.
Tentang lawan di semifinal Djurgarden, Enzo Maresca punya penilaian khusus. “Alasan mereka ada di sana adalah karena mereka bermain bagus. Jadi, anda tidak bisa meremehkan tim mana pun,” pungkas pelatih berkebangsaan Italia.
Baca Juga
Lolos ke Semifinal Liga Europa, Dominic Solanke Selamatkan Wajah Ange Postecoglou
Legia fans showing Chelsea how to create an atmosphere at Stamford Bridge. 📸 pic.twitter.com/Q60mY1j5U7
— Football Tweet ⚽ (@Football__Tweet) April 17, 2025

