Keren! Legenda Kroasia Luka Modric Investasi di Klubnya Nathan Tjoe-On
SWANSEA, investortrust.id – Legenda Kroasia Luka Modric mulai memikirkan karier lanjutan setelah tidak menjadi pemain sepak bola. Gelandang Real Madrid itu memutuskan berinvestasi ke klubnya Nathan Tjoe-A-On, Swansea City.
Luka Modric adalah pemain senior yang sudah berkarier panjang di sepak bola. Di usia yang tidak muda lagi, kapten runner-up Piala Dunia 2018 itu mulai memikirkan masa depan. Masih di sepak bola, Luka Modric tidak memilih menjadi pelatih atau agen pemain.
Luka Modric dengan berani dan penuh perhitungan telah menjadi investor dan co-owner dengan saham minoritas di klub Championship, Swansea City. Gelandang berusia 39 tahun itu bergabung dengan Andy Coleman, Brett Cravatt, Nigel Morris, dan Jason Cohen di antara kelompok pemilik lainnya.
Baca Juga
Nova Arianto Langsung Gerak Cepat Siapkan Tim Terbaik di Piala Dunia U-17 2025
Kelompok itu membeli saham mantan pemilik mayoritas Jason Levien dan Steve Kaplan pada November tahun lalu. “Ini adalah kesempatan yang menarik. Swansea memiliki identitas yang kuat, basis penggemar yang luar biasa, dan ambisi untuk bersaing di level tertinggi,” ujar Luka Modric, dilansir BBC Sport.
“Bermain di level tertinggi, saya yakin saya dapat memberikan pengalaman saya kepada klub ini. Tujuan saya adalah untuk mendukung pertumbuhan klub dengan cara yang positif dan membantu membangun masa depan yang menarik,” tambah Luka Modric.
Kepindahan Luka Modric diyakini sebagai yang pertama dalam kepemilikan saham sepak bola. Dia diprediksi akan terus meningkatkan sahamnya seiring waktu. “Tidak ada panutan yang lebih baik dalam permainan ini bagi para pemain kami, dari akademi hingga tim utama,” kata CEO Swansea City Tom Gorringe.
Kehadiran Luka Modric diharapkan menjadi magnet bagi sponsor dan investor lainnya. Sebab, Swansea City mengumumkan telah membukukan kerugian sebelum pajak sebesar £15,2 juta (Rp338 miliar) pada tahun keuangan terakhir.
Itu merupakan penurunan sebesar £2,7 juta (Rp60 miliar) dibandingkan dengan kerugian sebelum pajak sebesar £17,9 juta (Rp398 miliar) yang dibukukan untuk tahun keuangan sebelumnya. Mereka membukukan omzet sebesar £21,5 juta (Rp478 miliar) untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni 2024.
“Dukungannya terhadap ambisi kami dan kemauan untuk mendukung kami dalam perjalanan kami akan menjadi instrumental karena kami bertujuan untuk terus meningkatkan hasil kami di dalam dan di luar lapangan,” tambah Tom Gorringe.
“Dalam percakapan kami, dia telah menunjukkan hasratnya terhadap klub, pengetahuannya tentang bagaimana kami tampil, dan hasrat yang tulus untuk membantu kami berkembang,” pungkas Tom Gorringe.
Baca Juga
Ide 64 Peserta Piala Dunia 2030 Usulan Conmebol Ditentang Concacaf
🦢 @lukamodric10 is a Jack! Welcome to the newest member of our ownership group.
— Swansea City AFC (@SwansOfficial) April 14, 2025
Full story 👉 https://t.co/WDEEZzgEss pic.twitter.com/Niyu2OpHMk

