Siapa Saja Mereka? 11 Pemain Bola dan 1 Atlet Tenis Diselidiki Kasus Judi Bola di Italia
ROMA, investortrust.id – Sepak bola Italia belum bisa lepas dari skandal. Yang paling baru, 11 pemain sepak bola dan 1 atlet tenis diperiksa terkait kasus judi bola ilegal di Italia. Ini mirip kasus Nicolo Fagioli dan Sandro Tonali.
Tahun lalu, sepak bola Italia digemparkan dengan hukuman yang dijatuhkan kepada Nicolo Fagioli dan Sandro Tonali terkait aktivitas perjudian sepak bola. Mereka dinyatakan bersalah dan dihukum larangan bertanding akibat memasang taruhan di platform ilegal.
Jauh sebelumnya, sepak bola Italia juga diguncang berbagai kasus pengaturan hasil pertandingan. Salah satu yang paling fenomenal adalah Calciopoli pada 2006, yang kemudian mengirimkan Juventus ke Serie B.
Baca Juga
Tidak Terbukti Gunakan Pemain Ilegal, Barcelona Lawan Osasuna Tetap Sah
Weston McKennie, Sandro Tonali, Ángel Di María and Alessandro Florenzi are among 12 footballers currently under investigation in a new probe by Italian authorities into illegal betting on sports other than football, according to @Corriere.
— CBS Sports Golazo ⚽️ (@CBSSportsGolazo) April 11, 2025
The probe is not expected to lead to… pic.twitter.com/UNzMr7P508
Tahun ini, skandal judi bola kembali muncul. Penyelidikan terbaru ini dilakukan setelah kasus sebelumnya yang melibatkan Nicolo Fagioli dan Sandro Tonali. Aparat yang berwenang di Italia memulai penyelidikan ini dari perangkat perangkat digital Nicolo Fagioli dan Sandro Tonali.
Laporan Corriere della Sera dan ANSA mengungkapkan ada 12 olahragawan yang barada dalam radar pemeriksaan. Mereka adalah 11 pemain sepak bola dan seorang petenis. Dari 11 nama pemain sepak bola itu, ada yang masih aktif di Serie A. Tapi, ada juga yang sudah merumput di luar negeri.
Dalam rilis media-media Italia itu, terdapat sejumlah nama terkenal seperti Alessandro Florenzi (AC Milan), Nicolo Zaniolo (Fiorentina), Weston McKennie (Juventus), Leandro Paredes (AS Roma), Raoul Bellanova (Atalanta), Samuele Ricci (Torino), Cristian Buonaiuto (Padova), Matteo Cancellieri (Parma), hingga Mattia Perin (Juventus).
Ada juga mantan pemain Serie A yang kini sudah bermain di Luar negeri. Sebut saja Angel di Maria (eks Juventus yang sekarang membela Benfica). Lalu, pemain dari kompetisi Inggris Junior Firpo (Leeds United). Ada lagi atlet tenis yang diselidiki. Dia adalah Matteo Gigante.
Aktivitas mereka diduga berlangsung antara Desember 2021 hingga Oktober 2023. Jika terbukti bersalah, hukuman secara pidana tergolong ringan. Para pemain hanya diwajibkan membayar denda maksimal €250 (Rp4,3 juta).
Namun, ancaman yang lebih besar bisa datang dari otoritas sepak bola Italia (FIGC). Mereka berpeluang menjatuhkan hukuman hingga 2 tahun jika pemain-pemaim Serie A itu terbukti bersalah terlihat perjudian ilegal.
Baca Juga
Inter Miami Serahkan Rencana Perpanjangan Kontrak kepada Lionel Messi
Reports in Italy claim that 12 Serie A players, including Weston McKennie, Nicolò Zaniolo, Leandro Paredes, and Raoul Bellanova, have been named in a new investigation for illegal online betting. pic.twitter.com/VPECwz3xu3
— Football Italia (@footballitalia) April 11, 2025
Sandro Tonali is at the centre of a new betting probe in Italy
— Mirror Football (@MirrorFootball) April 11, 2025
Prosecutors have been led to 12 other current or former Serie A players after analysing the Newcastle star's devicehttps://t.co/MfAEbIIraF pic.twitter.com/Njm1zjctu0

