Kembali ke Paris, Unai Emery Enggan Usung Misi Balas Dendam
PARIS, investortrust.id – Tidak ada misi balas dendam yang diusung Unai Emery saat memimpin Aston Villa menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (10/4/2025) dini hari WIB.
Aston Villa tiba di Paris dengan penuh percaya diri setelah mengamankan tiket semifinal Piala FA melawan Crystal Palace di Wembley. Kemudian, melaju ke persaingan ketat untuk memperebutkan tempat di empat besar Liga Premier dengan kemenangan atas Nottingham Forest.
The Villans juga datang setelah meraih tujuh kemenangan berturut-turut di semua kompetisi untuk pertama kalinya sejak 10 kemenangan beruntun pada Maret-April 2019 di Championship. Itu juga pertama kalinya sebagai tim papan atas sejak 1981, ketika mereka memenangkan tujuh pertandingan beruntun dalam perjalanan mengangkat gelar Divisi I.
Baca Juga
Aston Villa. Quarter-finals. Champions League. pic.twitter.com/LtKG0ShPdi
— Aston Villa (@AVFCOfficial) April 8, 2025
Uniknya, Unai Emery pernah melatih PSG. “Ini adalah pertama kalinya saya kembali (ke Paris), dan itu akan menjadi momen istimewa. Saya sangat bangga membawa Aston Villa kembali ke sini di Liga Champions,” ucap pelatih asal Spanyol, dilansir BBC Sport.
“PSG mendominasi di liga mereka. Mereka baru saja memenangkan gelar dan telah memainkan beberapa pertandingan yang menakjubkan, mengalahkan Liverpool, yang merupakan favorit, di babak 16 besar,” tambah Unai Emery.
"To be playing in Paris in the Champions League quarter-final is something really special and amazing for everybody involved with Aston Villa."
— Aston Villa (@AVFCOfficial) April 8, 2025
The boss spoke ahead of tomorrow's first-leg match 🟣
Ketika melatih PSG, Unai Emery menyumbang gelar Ligue 1 (2017/2018), Coupe de France (2016/2017, 2017/2018), Coupe de la Ligue (2016/2017, 2017/2018), dan Trophee des Champions (2016, 2017). Dia gagal di Liga Champions, dan kemudian dipaksa berhenti setahun sebelum kontraknya berakhir.
Apakah ini akan menjadi ajang balas dendam? “Ini bukan tentang balas dendam. Ini tentang menemukan cara untuk memenangkan perempat final Liga Champions melawan tim yang sangat bagus,” tutup Unai Emery.
Baca Juga
Pernah Menang di Fase Liga, Barcelona Sebut Borussia Dortmund Sekarang Beda

