Gagal Menang Setelah Unggul, Asisten Pelatih Inter Milan Massimiliano Farris Beri Penjelasan
PARMA, investortrust.id – Asisten pelatih Inter Milan yang memimpin pertandingan melawan Parma, Massimiliano Farris, membeberkan alasan kegagalan menang. I Nerazzurri imbang 2-2 setelah unggul 2-0 di babak pertama.
Inter Milan tandang ke Parma dalam pertandingan lanjutan Serie A di Stadio Ennio Tardini, Sabtu (5/4/2025) malam WIB. I Nerazzurri bermain tanpa Simone Inzaghi yang mendapatkan hukuman larangan duduk di bench. Dia terlihat berada di tribun, dan posisinya diisi Massimiliano Farris.
Hasilnya, Inter Milan unggul 2-0 di babak pertama melalui Mateo Darmian pada menit ke-15 dan Marcus Thuram (45). Tapi, Parma membalas lewat Adrian Bernabe (60) dan Jacob Ondrejka (69). Sampai pertandingan berakhir, Inter Milan gagal menemukan gol ketiga dari banyaknya peluang yang didapatkan.
Baca Juga
Paris Saint-Germain Ungkap Rahasia Gelar Juara Ligue 1 Tanpa Kalah
Thuram la mette in porta 🥅#ForzaInter #ParmaInter pic.twitter.com/DMJY31CojA
— Inter ⭐⭐ (@Inter) April 6, 2025
“Kami harus menganalisis pertandingan. Di babak pertama kami memegang kendali. Tapi, ketika kami menurunkan konsentrasi, kami kebobolan dua gol. Ini lebih tentang mental daripada fisik,” ujar Massimiliano Farris, di situs resmi Inter Milan.
“Anda tidak selalu bisa menghadapi pertandingan dengan kontinuitas yang sama selama 90 menit. Ada begitu banyak komitmen, kami baru saja menyelesaikan derby yang intens yang dimainkan pada Rabu,” tambah Massimiliano Farris.
Palo e gol ⚽#ForzaInter #ParmaInter pic.twitter.com/6KAahwHoDf
— Inter ⭐⭐ (@Inter) April 6, 2025
“Pertandingan yang dimainkan ada di kaki para pemain. Kami mempersiapkan pertandingan demi pertandingan. Tapi, ada saat-saat beberapa pemain memiliki sedikit kelemahan dan kami mencoba melindungi para pemain, karena menghindari cedera adalah hal yang mendasar sekarang,” ungkap Massimiliano Farris.
Massimiliano Farris memastikan timnya fokus ke pertandingan berikutnya. “Sekarang, kami menerima hasil imbang ini dengan sedikit kekecewaan dan juga banyak keyakinan terhadap masa depan. Kami memikirkan Bayern Muenchen karena kami pantas bermain di Liga Champions, di fase ini,” pungkas Massimiliano Farris.
Baca Juga
Tinggalkan Bayern Muenchen di Akhir Musim, Thomas Mueller Ingin Sumbang Gelar ini

