India Kembali Gelar WAVES 2025, Dorong Diskusi hingga Inovasi untuk Industri Media dan Hiburan
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah India melalui Kementerian Informasi dan Penyiaran menyelenggarakan World Audio Visual and Entertainment Summit alias WAVES 2025 pertama yang berlangsung mulai 1 hingga 4 Mei 2025 di Jio Convention Center, Kota Mumbai, India.
Additional Director Kementerian Informasi dan Penyiaran India Gaurishankar Kesarwani mengungkapkan, persinggungan antara kreativitas, media, dan teknologi tengah mengubah lanskap media dunia. Menurut Gaurishankar, WAVES 2025 akan memberi para kreator platform untuk menciptakan konten bernilai tinggi.
"WAVES 2025 akan menjadi platform penting untuk mendorong diskusi, kolaborasi, dan inovasi bagi industri media dan hiburan. WAVES 2025 adalah gerakan yang menggarisbawahi peran media yang terus berkembang dalam kemajuan teknologi dan transformasi sosial," ujar Gaurishankar dalam acara Promote WAVES Event di Kedutaan Besar India, Gama Tower, Senin (24/3/2025).
Gaurishankar menjelaskan, WAVES akan memungkinkan perusahaan media global untuk terlibat dengan industri kreatif India. Dalam inisiatif utama untuk meningkatkan kerja sama global di sektor media dan hiburan (M&E), KTT Internasional tersebut akan menjadi forum utama untuk diskusi, kolaborasi, dan inovasi di sektor media dan hiburan melalui partisipasi para pemimpin industri, pemangku kepentingan, dan inovator.
"Edisi perdana WAVES dirancang dengan beberapa jalur untuk menciptakan dampak yang berarti. Kementerian Informasi dan Penyiaran telah merencanakan berbagai kegiatan, yang antara lain mencakup penyelenggaraan dialog media global, keterlibatan dengan penyiar, e-marketplace untuk pertukaran layanan/produk M&E global, konferensi, dan lain-lain," ungkap Gaurishankar.
Secara rinci, Dialog Media Global atau The Global Media Dialogue akan menampilkan menteri dan pembuat kebijakan, yang berpuncak pada Deklarasi WAVES sebagai dokumen kebijakan yang menjadi panduan. The Thought Leaders Track akan menyelenggarakan sesi berbagi pengetahuan dengan para pakar industri.
Kemudian, WAVES Exhibition akan memamerkan inovasi penceritaan, pengalaman yang mendalam, dan arena permainan. Lalu, The Bharat Pavilion akan menyoroti warisan dan masa depan M&E, dan The WAVES Bazaar akan memfasilitasi jaringan bisnis.
Selain itu, WaveXcelerator akan mendukung perusahaan rintisan media dengan bimbingan dan pendanaan, dan WAVES Culturals akan menampilkan berbagai pertunjukan, yang memadukan bakat India dan internasional.
Lebih lanjut, Gaurishankar menyebut, menyadari kekuatan transformatif media dan hiburan, para peserta konferensi akan berkumpul di Mumbai selama 1 hingga 4 Mei 2025. Konferensi bersejarah ini akan mempertemukan para pemimpin global, profesional media, seniman, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan industri.
"Era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang. Kecerdasan buatan, revolusi streaming, hak kekayaan intelektual, misinformasi, dan keberlanjutan media merupakan isu-isu utama. Sebagai acara pertama yang pernah ada, WAVES 2025 akan membahas isu-isu ini dengan mempromosikan keragaman budaya, inovasi, dan akses yang adil ke platform media," jelas Gaurishankar.
Diketahui, Mumbai, ibu kota keuangan dan hiburan India, menjadi latar belakang yang sempurna untuk WAVES 2025, memadukan pengaruh budaya kuno dan modern dengan mulus sambil mendorong kolaborasi dan diplomasi budaya di sektor media dan hiburan. KTT WAVES 2025 membuka pintu bagi usaha patungan, produksi bersama, dan ekspansi bisnis, yang memungkinkan perusahaan media global untuk terlibat dengan sektor kreatif India.
"Pemerintah India tetap teguh dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi industri M&E, mendukung kemudahan berbisnis, lokalisasi konten, dan pengembangan infrastruktur," kata Gaurishankar.
Di sisi lain, dengan menyelenggarakan WAVES 2025 di Mumbai, KTT tersebut akan menyediakan forum bagi para pemimpin pemikiran. Di mana, mereka akan membahas bagaimana industri media dapat bertindak sebagai faktor pemersatu terbesar di dunia yang berubah dengan cepat. Terlebih, sektor ini berfungsi sebagai katalisator yang kuat untuk diplomasi budaya, menjembatani kesenjangan antara orang, budaya, dan negara.
"Dengan melihat dunia melalui prisma harmoni, WAVES 2025 bercita-cita untuk menginspirasi hubungan yang bermakna, kemajuan kolaboratif, dan persatuan budaya. WAVES akan menjadi langkah penting dalam memperkuat peran industri media dan hiburan sebagai faktor pemersatu terbesar antara negara ke negara, masyarakat ke masyarakat, dan budaya ke budaya di era digital," tutur ia.
Gaurishankar menambahkan, WAVES 2025 menekankan kekuatan persatuan dengan berfokus pada perhatian bersama, tantangan yang dihadapi oleh umat manusia, peluang bersama, pertumbuhan dan kemajuan kolaboratif. Menurutnya, visi ini memposisikan WAVES 2025 sebagai platform global untuk harmoni, yang mendorong dialog dan tindakan yang bermakna yang melampaui batas.
Tidak hanya itu, WAVES 2025 berupaya untuk berkolaborasi dengan tokoh media utama atau penyiar atau entitas bisnis M&E Indonesia dan mendirikan paviliun khusus negara di WAVES 2025. KTT ini akan menjunjung tinggi standar kreativitas, inklusivitas, dan tanggung jawab tertinggi dalam pembuatan dan penyebaran konten.
"Ini akan menekankan perlunya penceritaan yang etis dan representasi yang adil. WAVES akan menjadi platform penting untuk mendorong diskusi, kolaborasi, dan inovasi bagi industri Media dan Hiburan. Acara ini akan mempertemukan para pemimpin industri, pemangku kepentingan, dan inovator untuk mengeksplorasi peluang, mengatasi tantangan, dan membentuk masa depan sektor ini. Indonesia harus memanfaatkan peluang kolaborasi global di bawah WAVES 2025," pungkas Gaurishankar.

