Napoli Tegaskan Peluang Scudetto Masih Cukup Besar
NAPOLI, investortrus.id – Pelatih Napoli Antonio Conte membela diri dari kritik media Italia terkait peluang I Partenopei bersaing demi Scudetto.
I Partenopei masih tertinggal 1 poin di belakang pemuncak klasemen sementara Serie A Inter Milan dengan 10 pertandingan tersisa, saat mengalahkan Fiorentina 2-1 di Stadio Diego Armando Maradona, Minggu (9/3/2025), lewat gol Romelu Lukaku dan Giacomo Raspadori, yang hanya direspons Albert Gudmundsson.
“Itu adalah kemenangan yang pantas. Tapi, kami tidak mencetak gol yang cukup untuk jumlah peluang yang diciptakan. Jadi, saya tidak puas dengan hal itu,” ujar Antonio Conte, dilansir Football Italia.
Baca Juga
“Kami harus bermain sebaik mungkin, tanpa menciptakan kecemasan yang tidak perlu ini. Sama seperti saat melawan Inter Milan, kami bermain dengan baik dan mendominasi dalam waktu yang lama, hingga kecemasan itu muncul,” beber Antonio Conte.
“Anda membuat apa yang dilakukan tim tampak normal padahal sebenarnya tidak. Saya harus menggarisbawahi itu bahwa hal ini tidak normal. Ada pemain-pemain besar yang cedera, anda mengatakan itu normal? Pemain paling berbakat pergi, itu normal? Para pemain melakukan sesuatu yang luar biasa di sini,” ungkap Antonio Conte.
Setelah kepergian Khvicha Kvaratskhelia dan cederanya David Neres, Antonio Conte mengubah sistem taktis Napoli dari 4-3-3 menjadi 3-5-2 yang dulu menjadi ciri khasnya.
“Para pemain bekerja keras dalam menemukan solusi alternatif. Lain kali, percayalah kepada saya dan biarkan saya melanjutkannya tanpa menyuruh saya bermain 4-3-3 atau yang lainnya. Anda hanya dijamin menang jika memasang taruhan setelah peluit akhir,” kata Antonio Conte.
“Jadi, percayalah kepada saya. Ini adalah tim yang telah mengatasi kesulitan dan akan terus melakukannya, memberikan respons yang hebat, dan menutupi kekurangan,” pungkas Antonio Conte.
Baca Juga
Layak Puskas Award? Gol Keren Kapten Persija Rizky Ridho Lawan Arema
che spettacolo pic.twitter.com/6NOMUXQaX3
— vincenzo (@kimtipregotorna) March 2, 2025

