Utang Bikin KTM Masih Hadapi Ketidakpastian Eksistensi di MotoGP
WINA, Investortrust.id – Masih ada kekhawatiran bahwa "happy ending" bagi tim pabrikan KTM untuk tetap eksis di ajang kasta tertinggi balapan motor MotoGP hanyalah ilusi di tengah masalah keuangan mereka.
Sebelumnya diberitakan pabrikan KTM telah diberitahu bahwa “happy ending” masih belum dapat dipastikan, meskipun ada perkembangan positif dalam masalah utang mereka menyusul persetujuan para kreditur soal pembayaran 30% dari jumlah utang yang harus dibayarkan paling lambat Mei 2025. Setidaknya langkah ini menjadi penyelamatan bagi KTM, namun hanya untuk sementara waktu.
Utang sebesar € 2 miliar atau setara dengan Rp35,3 triliun sempat mengancam keberlangsungan perusahaan, termasuk program mereka di MotoGP.
Sylvain Guintoli dari TNT Sports memberikan analisisnya, bahwa KTM masih harus mencari lebih banyak dana dan investor setelah ada upaya penyelamatan berupa cicilan pembayaran utang. “Kita berharap akan ada solusi. Akan sangat disayangkan jika KTM harus mundur, karena mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa di MotoGP sejauh ini,” ujar Guintoli dikutip Crash, Sabtu (8/3/2025).
Baca Juga
Hadapi Seri Pembuka MotoGP 2025, Maverick Vinales Percaya Diri dengan KTM
Guintoli menyebut Pedro Acosta memiliki bakat luar biasa dan mampu tampil mentereng bersama Brad Binder. Bahkan keduanya disebut sudah sangat dekat dengan level tertinggi, dan mereka telah berhasil mengembangkan motor mereka lebih jauh untuk seri balapan tahun ini.
Kekhawatiran juga disampaikan Neil Hodgson, mantan juara Superbike yang pernah ikutan balapan di MotoGP pada tahun 2004 dengan tim satelit Ducati, D'Antin Ducati. Menurutnya KTM dihadapkan pada investasi yang berkelanjutan untuk terus bisa eksis di balapan. Ia menyebut contoh Yamaha yang membeli tim Pramac untuk terus mendapatkan level tertingginya. “Investasi ini tidak pernah berakhir jika Anda ingin bersaing di puncak MotoGP,” tuturnya.
Ia menyampaikan firasatnya bahwa KTM tak akan meraih happy ending seperti yang diharapkan. “Mereka memiliki begitu banyak utang, mereka membutuhkan keajaiban,” ujarnya.
Ketika ditanya soal potensi BMW akan masuk membeli KTM, Hodgson meneybut itu baru sebatas rumor. Semua manufaktur sejatinya tengah berjuang dengan angka penjualan di tengah masa sulit seperti sekarang ini. Sementara KTM sendiri masih punya satu miliar Euro dalam bentuk motor yang belum terjual.
“Ini adalah perjalanan panjang ke depan. Saya tidak melihat bagaimana ini tidak akan mempengaruhi tim MotoGP, pasti akan berdampak pada mereka!" ujarnya.

