Apa Kabar Mesin V4 Yamaha di MotoGP 2025? Begini Kata Paolo Pavesio
BURIRAM, investortrust.id – Beberapa hari jelang seri perdana MotoGP 2025, Yamaha mengaku masih ragu memperkenalkan mesin V4 untuk menggantikan konfigurasi mesin inline-4 yang selama ini digunakan.
Sejak Suzuki hengkang dari MotoGP pada 2022, Yamaha menjadi satu-satunya tim pabrikan MotoGP yang tetap menggunakan mesin inline-4. Meski konfigurasi ini telah menghasilkan enam gelar dunia sejak 2002, dominasi Ducati membuat Yamaha mempertimbangkan memakai mesin V4.
Awalnya, Yamaha memastikan akan menggunakan V4 pada MotoGP 2025. Andrea Dovizioso, yang ditunjuk sebagai test rider, telah menjalankan sejumlah uji coba di lintasan dengan sangat baik. Tapi, Yamaha tampaknya belum pasti apakah V4 akan digunakan musim ini atau mundur sampai MotoGP 2026.
Baca Juga
Catat! Jadwal MotoGP 2025: Buriram Pertama, Valencia Terakhir
Menurut Managing Director Yamaha Paolo Pavesio, target utama tim saat ini adalah meningkatkan performa mesin inline-4. Yamaha tidak ingin mengambil risiko menggunakan V4 karena membutuhkan persiapan yang matang.
“Target kami dalam jangka dekat sampai medium adalah finish lima besar di main race. Pada saat yang sama, kami juga sedang mengembangkan V4. Kami harus meraih hasil baik hari ini sembari bekerja untuk hari esok,” kata Paolo Pavesio, dilansir Motorsport.
“Ketika motor dengan mesin V4 lebih baik dari yang sedang kami gunakan sekarang, jika memang begitu, maka kami akan memperkenalkannya. Tapi, ini tidak realistis memikirkan berganti ke mesin V4 pada 2025,” tambah Paolo Pavesio.
“Ketika kami memberikan motor itu kepada para pembalap kami, kami harus yakin motor itu ada di level yang baik,” tutup Paolo Pavesio.
Baca Juga
Aprilia Sebut Empat Balapan Awal Sebagai Kunci Jorge Martin Bersaing di MotoGP 2025
💬 "Our goal is very simple. We want to close the gap that was clearly there last year. Yamaha belongs at the top."
— TNT Sports Bikes (@bikesontnt) February 9, 2025
Paolo Pavesio on Yamaha's goals for 2025 ☝ #MotoGP pic.twitter.com/1lhqKO0psm

