Momen Penalti Kontroversial Menit 90+4 Kalahkan Atalanta di Liga Champions
BRUGGE, investortrust.id – Gelandang Atalanta Charles de Ketelaere mengatakan wasit yang memberikan penalti kontroversial kepada Club Brugge sangat arogan. Pemain Belgia itu menyebut tidak ada kontak fisik yang mengharuskan hukuman dijatuhkan kepada timnya.
Atalanta meradang saat menjalani pertandingan leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions di Jan Breydelstadion, Kamis (13/2/2025) dini hari WIB. La Dea harus gigit jari setelah menelan pil pahit kekalahan 1-2.
Gol kekalahan Atalanta terjadi pada menit 90+4 lewat sebuah keputusan kontroversial wasit asal Turkiye, Umut Meler. Penalti diberikan setelah dia merasa lengan Isak Hien yang menjegal Gustaf Nilsson mempengaruhi permainan. Padahal, rekaman pertandingan menunjukkan hal berbeda.
Baca Juga
Gagal Menang di Menit Terakhir Derby Merseyside, Liverpool Kecewa Berat
“I give up, this isn’t football anymore. If this is a penalty, football is finished.”
— Italian Football TV (@IFTVofficial) February 12, 2025
Beppe Bergomi on the Atalanta penalty conceded to Club Brugge on Sky pic.twitter.com/xqhnhk5EU0
Akibatnya, ketegangan meletus saat peluit akhir pertandingan. “Itu konyol. Jika anda bertanya kepada 100 orang, saya rasa dari 100 orang tidak akan mengatakan itu pelanggaran,” ujar Charles de Ketelaere, kepada Sky Sport Italia.
“Babak pertama sangat sulit. Kami kehilangan bola terlalu mudah dan memberi mereka peluang. Kami harus meningkatkan permainan untuk babak kedua. Tapi, kami dapat membalikkan keadaan. Saya juga tahu bahwa saya seharusnya bermain lebih baik dengan peluang yang saya dapatkan yang terlalu dekat dengan kiper,” tambah Charles de Ketelaere.
Charles de Ketelaere adalah produk asli Club Brugge. Dia juga lahir dan besar hanya beberapa kilometer dari stadion tempat pertandingan. Jadi, ini benar-benar seperti kembali ke rumah. Dia memiliki banyak teman dan saudara di tribun.
“Itu luar biasa dan saya berterima kasih kepada semua orang atas sambutan hangat mereka kepada saya. Tapi, tetap saja menyakitkan untuk kalah seperti ini dan dengan cara yang tidak adil. Ini tidak benar,” pungkas Charles de Ketelaere.
Baca Juga
Kalahkan Glasgow Celtic, Bayern Muenchen Langsung Fokus Leg Kedua
Marinozzi e Bergomi furiosi per il rigore dato contro l'Atalanta
— erclab_ilritorno (@erclab_tweet) February 12, 2025
pic.twitter.com/91Kn4tYT9Q

