IDAI Ungkap Kanker pada Anak Relatif Lebih Susah Dicegah daripada Orang Dewasa
JAKARTA, investortrust.id - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan bahwa preventif atau pencegahan kanker pada anak relatif lebih susah daripada kanker pada orang dewasa. Terlebih, kanker pada anak lebih diakibatkan oleh faktor genetik.
Hal ini diungkapkan Ketua Unit Kerja Koordinasi Hematologi-Onkologi IDAI Eddy Supriyadi dalam acara Media Briefing dengan tema "Kanker pada Anak: Kenapa Menjadi Penting?" yang diselenggarakan secara virtual via Zoom, Selasa (4/2/2025).
"Biasanya (kanker pada dewasa) diakibatkan karena pola makan, pola diet, pola lingkungan, dan lain sebagainya. Di anak-anak lebih karena faktor genetik. Ada juga yang kejadiannya akut atau mendadak," ujar Eddy.
Eddy menjelaskan, antara kanker anak dan kanker dewasa secara biologi berbeda. Kemudian, pengobatan dan dampak terhadap perkembangan pun juga berbeda.
Menurut Eddy, anak-anak yang menderita kanker, yang kemudian di kemoterapi, akan berpengaruh kepada perkembangan di masa yang akan datang. Selain itu, hal tersebut juga akan berpengaruh kepada kondisi psikososialnya.
"Ini sangat berbeda dengan apa yang dialami kalau kanker itu mengenai dewasa," kata Eddy.
Sementara itu, Ketua IDAI Piprim Basarah Yanuarso menyebut, anak-anak yang sudah terjangkit kanker butuh dukungan dari lingkungan dan komunitas, karena biasanya tidak hanya anak yang sakit, satu keluarga juga bisa menjadi sakit.
"Karena pengobatan kanker ini memang sangat membutuhkan waktu untuk berobat, juga membutuhkan dana dan sebagainya. Ini tentu butuh support sistem dari komunitas," kata Piprim dalam kesempatan yang sama.

