Simbol Spritual Persatuan dan Warisan Budaya, ‘Jakarta Murugan Temple’ Berkat Bagi Umat Hindu
JAKARTA, investortrust.id - Jakarta Murugan Temple yang juga dikenal sebagai Shri Sanathana Dharma Aalayam kokoh berdiri dengan megahnya. Kuil bersejarah yang berlokasi di Jl Bedugul No.2, Perumahan Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat ini didedikasikan untuk Dewa Murugan. Kuil ini pun menjadi tempat spiritual dan simbol budaya di Indonesia.
Mitologi Hindu meyakini bahwa Dewa Murugan adalah putra dari Dewa Agni sebagai dewa bersenjata tombak yang juga dikenal dengan berbagai nama, seperti Kartikeya, Kumara, Shanmukha, Skanda serta Subramaniam yang merupakan Dewa panglima perang dan pelindung negeri Tamil Nadu dan Sri Lanka.
Investortrust berkesempatan mendatangi kuil ini sehari sebelum peresmiannya Minggu (2/2/2025). Dalam momen monumental ini, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan hadir.
Jakarta Murugan Temple dirancang sebagai tempat ibadah dan berinteraksinya umat semua aliran seperti Sivaisme dan Vaisnavisme. Kuil ini memiliki arca suci seperti Dewa Murugan, Dewa Ganesha, Dewi Bhuvanesvary, Dewa Siva & Dewi Parvati, Dewa Vishnu & Dewi Lakshmi, Sivlingh, Dewa Hanuman, Navakaragam, Rsi Agastyar, serta Idumban dan Arapadai Vidu.
Lalu ada juga Rajagopuram, sebuah Menara setinggi 40 meter yang melambangkan keagungan dan anugerah Tuhan. Kemudian Arca Murugan, sebuah area setinggi 21 meter yang dipasang di depan menara utama menjadi lambing pendakian spiritual dan agama.
Kuil ini juga dilengkapi aula serbaguna untuk acara komunitas dan berbagai pertemuan. Tak ketinggalan ada juga museum sejarah Indo-India yang menampilkan hubungan budaya yang mendalam antara Indonesia dan India. Bahkan ada taman yang asri untuk refleksi dan meditasi yang tenang.
Merayakan Kebhinekaan
Jakarta Murugan Temple memiliki ruang suci yang mengintegrasikan tradisi India, Bali, dan Jawa, di mana itu merefleksikan nilai-nilai harmonis Pancasila. Tak heran kuil ini menjadi tak hanya tempat ibadah, namun juga pusat budaya dan tujuan wisata yang memperkenalkan warisan spiritual dan budaya nusantara yang beragam.
Perjalanan pembangunan kuil ini dimulai pada 14 Februari 2020 dengan upacara peletakan batu pertama, Puja dipimpin oleh pendeta ternama dari India dan Malaysia.
Momen peresmian kuil ini dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan dan dihadiri tokoh nasional dari Majelis agama Hindu, Wakil ketua MPR, Anggota DPR RI, Duta Besar India, dan pemimpin dari berbagai organisasi agama serta budaya.
Kemudian pada 8 Juni 2024, kuil ini soft launching. Ketua Dewan Pembina Gema Sadhana, Hashim Sujono Djojohadikusumo hadir di acara tersebut. Adapun Yayasan Shri Sanathana Dharma Aalayam diprakarsai oleh PP Gema Sadhana.
Dalam sambutannya, Hashim mengatakan, bahwa keberadaan kuil tersebut sebuah mukjizat, yang dimana, lanjutnya, sudah berpuluh tahun terdapat banyaknya rintangan, hambatan dan halangan dalam pembangunannya. Namun, dengan kerja sama antar kelompok dari berbagai agama, Jakarta Murugan Temple tersebut dapat berdiri saat ini.
Hashim mengungkapkan, hal ini juga merupakan salah satu cita-cita dari Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi antar umat beragama, ras, hingga berbagai kelompok yang ada di Indonesia.
Ia juga berpesan bahwa seluruh masyarakat harus lebih bersyukur, sebab, hingga saat ini masih dapat membantu sesama umat beragama, yang tentunya merupakan cerminan dari toleransi agama di Indonesia.
"Pesan saya kepada semua masyarakat, bahwa kita tidak boleh patah semangat, kita harus syukuri, kita masih ada di bumi, kita masih bisa membantu keluarga, umat, negara dan sesama manusia," kata Hashim.
Inspirasi Generasi Muda
Jakarta Murugan Temple ini berdiri sebagai bukti semangat kebersamaan yang abadi dan akan terus menginspirasi generasi muda Hindu mendatang. Hal itu pun ditegaskan Sharmila Baby, umat Hindu yang berasal dari Cempaka Putih. Sharmila mengungkapkan, kehadiran Jakarta Murugan Temple merupakan berkat bagi umat Hindu di Indonesia.
Berikut video percakapan singkat Sharmila dengan tim Investortrust, Sabtu (1/2/2025) siang di Jakarta Murugan Temple:
Ritual Upacara
Seiring peresmian kuil, akan diadakan juga Upacara Maha Kumbhabhishekam pada 2 Februari 2025 pukul 07.45-19.00 WIB. Upacara ini akan dipimpin oleh Maha Pandita Dr. Sivasri K. Pichai Gurukkal, penerima penghargaan Vikashratna, bersama 72 gurukal atau pendeta dari India.
Acara sakral ini akan menyatukan umat, pemimpin spiritual, dan anggota komunitas untuk menghormati para istha Dewata sebagai pelindung alam semesta, juga sebagai sumber berkah tanpa batas.
“Kami dengan bangga mengundang bapak dan ibu, serta umat sedharma untuk bergabung dalam perayaan maha suci ini, guna meningkatkan srada dan bhakti kita sebagai warisan budaya agama kita,” ucap pengurus Yayasan Shri Sanathana Dharma Aalayam’ Jakarta Murugan Temple dalam keterangan resminya.
Sebelumnya, sejak 26 Januari 2025 hingga Sabtu 1 Februari 2025 berbagai rangkaian ritual juga telah diadakan di kuil yang berada di antara RSUD Kalideres dan Sekolah Dian Harapan tersebut.

