Matthijs de Ligt Akui Tekanan di Manchester United Sangat Berat
MANCHESTER, investortrust.id – Bek Manchester United Matthijs de Ligt mengakui tekanan yang dirasakan timnya saat ini sangat besar. Pemain Belanda merasa ada banyak harapan suporter yang sulit diwujudkan para pemain The Red Devils saat ini.
Manchester United sedang berada dalam grafik yang tidak konsisten. Kadang, mereka tampil bagus dan memenangkan pertandingan. Tapi, di waktu yang tidak terlalu lama, The Red Devils main jelek dan kalah.
Di Liga Premier, Manchester United harus puas enempati peringkat 13 klasemen sementara dengan selisih 10 poin saja dari zona degradasi. The Red Devils juga sudah tersingkir di perempat final Carabao Cup. Mereka hanya eksis di Piala FA dan Liga Europa.
Baca Juga
Alex Pastoor Jadi Asisten Patrick Kluivert, Wesley Sneijder Berikan Analisis
Pada pertandingan terbaru Liga Europa melawan Glasgow Rangers di Old Trafford, Jumat (24/1/2025) dini hari WIB, Manchester United butuh gol Bruno Fernandes jelang pertandingan berakhir demi kemenangan 2-1.
“Di setiap klub yang pernah saya bela tekanannya memang sangat tinggi. Wajar, karena klub besar memang penuh tekanan. Tapi, saya merasa tekanan di Manchester United itu yang paling besar,” ujar Matthijs de Ligt, dilansir BBC Sport.
“Cara kami tampil di musim ini, kita semua tahu bahwa ini tidak cukup bagus, dan tekanannya semakin besar dan semakin besar, dan anda bisa merasakannya. Salah satu cara untuk mengatasi tekanan itu adalah kita harus selalu menang. Ini berat,” ungkap Matthijs de Ligt.
Baca Juga
Kisah Mario Gila yang Antimainstream: Lahir di Barcelona, Lulus di Real Madrid, ‘Gila’ di Lazio
🚨🗣 - Matthijs de Ligt:
— UF (@UtdFaithfuls) January 23, 2025
"The pressure is really high in every club that I've played [Bayern and Juventus], but United is the HIGHEST.
"I'm happy I didn't make the step from Ajax to United, because the pressure would be too much."
WOW. pic.twitter.com/Zce4bAeP2a

