Juventus Gagal ke Final Supercoppa Italiana, Thiago Motta Kecewa Berat
RIYADH, investortrust.id – Pelatih Juventus Thiago Motta kecewa berat. Dia mengakui timnya kurang berkarakter setelah kekalahan dari AC Milan pada semifinal Supercoppa Italiana di Al-Awwal Park, Riyadh, Sabtu (4/1/2025) dini hari WIB.
Juventus adalah juara Coppa Italia 2023/2024. La Vecchia Signora ikut Supercoppa Italiana dan harus menantang runner-up Serie A musim lalu AC Milan. Mereka datang dengan kekuatan penuh melawan tim yang baru saja melakukan pergantian pelatih.
I Bianconeri tampaknya akan memegang kendali penuh pertandingan ketika Kenan Yildiz masuk pada menit terakhir menggantikan Francisco Conceicao yang cedera. Dia melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang dan membuat Juventus unggul pada menit 21.
Baca Juga
Cek Videonya! Pukul Kiper Valencia Stole Dimitrievski, Vinicius Jr Kartu Merah
AC Milan baru merspons di babak kedua lewat comeback luar biasa. Mereka mencetak dua gol dalam waktu 4 menit. Christian Pulisic mengonversi penalti untuk pelanggaran Manuel Locatelli pada menit 71. Lalu, Federico Gatti membelokkan umpan silang Yunus Musah pada menit 75.
Dengan sportif, Thiago Motta mengakui kekalahan timnya. Dia menyebut para pemain Juventus tidak menunjukkan karakter seperti yang biasa dimiliki.
“Kami tentu tidak bisa senang dengan apa yang kami lakukan, terutama di babak pertama. Sementara di babak kedua, kami juga gagal mengonversi peluang untuk mengakhiri pertandingan. Milan juga tidak berbuat banyak. Jadi mereka seharusnya tidak bisa memenangkan pertandingan,” ujar Thiago Motta kepada Sport Mediaset.
“Semua pilihan yang saya buat selama pertandingan adalah untuk kebaikan tim. Terserah anda untuk menilai apakah saya melakukannya dengan benar atau tidak,” tambah Thiago Motta.
“Ini kekalahan yang mengecewakan karena ini adalah pertandingan, yang kami sebenarnya memiliki peluang sangat besar mencapai final. Ini mengecewakan. Saya merasa kami memiliki peluang yang sangat besar untuk mengalahkan AC Milan dan kami tidak mampu melakukannya,” ungkap Thiago Motta.
“Jadi, kami perlu meningkatkan karakter kami. Karakter berperan ketika insiden negatif terjadi dan anda harus mampu bereaksi. Pada insiden negatif pertama hari ini, kami tidak bereaksi dan menyia-nyiakan kesempatan untuk bermain di final, yang selama 70 menit sepenuhnya berada di tangan kami,” pungkas Thiago Motta.
Baca Juga
Debut Sempurna, Sergio Conceicao Bawa AC Milan ke Final Supercoppa Italiana
Il salvataggio di Gabbia all’ultimo secondo 🥵🧱#EASPORTSFCSupercup #JuveMilan pic.twitter.com/9t6LsCzQJD
— Lega Serie A (@SerieA) January 4, 2025
La vittoria del @acmilan in un minuto 🔋🔴⚫️#JuveMilan #EASPORTSFCSupercup pic.twitter.com/Xsjl85GZwv
— Lega Serie A (@SerieA) January 4, 2025
Padre 🫂 Figlio ❤️#JuveMilan #EASPORTSFCSupercup | 🧬 Conceição pic.twitter.com/tJnqnYdPhT
— Lega Serie A (@SerieA) January 3, 2025

