Kisah Ademola Lookman: 4 Tahun Lalu Pemain Gagal, Kini Pemain Terbaik Afrika
MARRAKECH, investortrust.id – Ada kisah menyentuh dari keberhasilan Ademola Lookman menjadi Pemain Terbaik Afrika 2024. Striker Atalanta asal Nigeria itu meraihnya dengan darah dan air mata. Bahkan, 4 tahun lalu dia dianggap sebagai pemain gagal yang kariernya diramal tamat.
Ademola Lookman dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Afrika 2024 dalam upacara penghargaan di Marrakech, Maroko, Senin (16/12/2024) malam waktu setempat.
Ademola Lookman memenangkan perghargaan berkat hattrick ke gawang Bayer Leverkusen pada final Liga Europa 2023/2024. Dia membantu Atalanta menjadi juara. Dia mencetak total 17 gol dan 10 assist dalam 45 pertandingan La Dea semua ajang. Dia juga mencetak tiga gol dalam perjalanan Nigeria menjadi runner-up Piala Afrika 2024.
Baca Juga
PSSI Jelaskan Batalnya Justin Hubner dan Ivar Jenner Ikut Piala AFF 2024
“Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan atas segala hal dalam hidup saya. Saya ingin berterima kasih kepada Presiden (Atalanta), semua rekan setim saya, klub, dan negara saya, atas dukungan dan cinta yang mereka berikan kepada saya,” ujar Ademola Lookman, dilansir Football Italia.
“Ini untuk saya, keluarga saya, negara saya. Diakui sebagai pemain terbaik di Afrika adalah sesuatu yang luar biasa. Saya sangat bangga,” tambah Ademola Lookman.
Ademola Lookman juga menjelaskan sebuah kisah ketika sedang berada di dasar jurang karier. Saat itu, pada 2020, dia membela Fulham di Liga Premier. Ademola Lookman mengaku sempat diejek dan diramalkan tamat setelah melakukan kesalahan ketika mengeksekusi penalti.
Dia mengambil penalti dalam pertandingan Fulham melawan West Ham United. Ademola Lookman mencoba menggunakan tendangan Panenka untuk mengecoh Lukasz Fabianski. Tapi, tendangan itu gagal total.
Akibat kejadian itu, mental Ademola Lookman sempat turun. Dia diejek penggemar West Ham United maupun Fulham. Pelatihnya saat itu, Scott Parker, marah besar. Dia meminta maaf sambil berkaca-kaca. Kemudian, mencoba bangkit perlahan-lahan sembil memperbaiki kesalahannya.
“Empat tahun lalu saya gagal total di depan seluruh orang. Empat tahun berselang, saya pemain terbaik di Afrika. Saya ingin mengatakan kepada semua anak muda dan orang-orang, jangan sampai kegagalanmu menjadi beban atau mematahkan sayapmu. Ubah rasa sakit menjadi kekuatan. Tuhan memberkati,” pungkas Ademola Lookman.
Baca Juga
Lazio Dibantai Inter Milan 6 Gol Tanpa Balas, Marco Baroni Jelaskan Penyebabnya

