Statistik Unik Inter Milan Saat Pesta 6 Gol Lawan Lazio dengan 6 Pemain Berbeda
ROMA, investortrust.id – Inter Milan milan mencatatkan statistik unik saat pesta 6 gol melawan Lazio pada pertandingan lanjutan Serie A di Stadion Olimpico, Roma, Selasa (17/12/2024) dini hari WIB. Gol-gol I Nerazzurri dihasilkan enam pemain berbeda.
Inter Milan menjalani pertandingan tidak mudah melawan Lazio. Sebab, lawan ada di posisi yang bagus di klasemen. Mereka juga mencatatkan serentetan hasil positif pada beberapa pertandingan terakhir semua ajang.
Tapi, Inter Milan justru mengamuk di markas Lazio. Tim tamu sudah unggul 2-0 di babak pertama lewat penalti Hakan Calhanoglu dan gol Federico Dimarco. Inter menambah pesta golnya di babak kedua melalui Nicolo Barella, Denzel Dumfries, Carlos Augusto, dan Marcus Thuram.
Ini menjadi kemenangan 6-0 pertama di pertandingan tandang setelah mengalahkan Hellas Verona pada 3 Mei 2023. Sementara Lazio total sudah tiga kali kebobolan enam gol sepanjang sejarah Serie A. Semuanya terjadi saat menghadapi Inter Milan, yaitu 0-7 pada 1961 dan 1-8 pada 1934.
Baca Juga
Profil Peter Cklamovski, Asisten Ange Postecoglou Jadi Pelatih Baru Harimau Malaya
“Mengalahkan tim yang sedang dalam periode dan performa yang sangat baik adalah penting. Kami tidak kehilangan performa dalam 20 menit pertama, kemudian menaikkan level, dan setelah gol ketiga semuanya menurun,” ujar Simone Inzaghi kepada DAZN.
“Para pemain ini telah memberikan saya usaha yang sangat besar selama 3,5 tahun. Saya sangat bangga menjadi pelatih mereka. Kami tahu kami belum mencapai apa pun. Tapi, ini adalah kemenangan yang sangat bagus melawan tim yang sedang dalam performa bagus,” tambah Simone Inzaghi.
Inter Milan mencetak gol dengan enam pemain berbeda. Apakah ini menegaskan mereka tetap menjadi skuad terkuat secara keseluruhan di liga? “Keputusan akan diberikan di lapangan,” jawab Simone Inzaghi.
“Begitulah cara kami mempersiapkan pertandingan setelah (kekalahan) Bayer Leverkusen (Liga Champions). Kami tahu kualitas Lazio dan para pemain memiliki interpretasi yang tepat. Sekarang kami memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Setelah dua pertandingan terakhir di Serie A, kami memiliki Supercoppa Italiana dan itu menjadi lebih rumit,” tutup Simone Inzaghi.
Baca Juga
Ronaldo Kwateh Bertekad Kalahkan Filipina dan Lolos ke Semifinal Piala AFF 2024

