Kisah Unik Marco Reus, Pemain Paling Sial di Bumi Akhirnya Dapat Trofi Liga
LOS ANGELES, investortrust.id – Pemain paling sial di bumi Marco Reus akhirnya mengangkat trofi liga pertama dalam 18 tahun karier sebagai pemain sepak bola. Hal itu terjadi setelah pemain Jerman membantu Los Angeles (LA) Galaxy memenangkan Piala MLS 2024.
Marco Reus lahir di Dortmund, 31 Mei 1989. Dia adalah pemain sepak bola profesional Jerman yang bermain sebagai penyerang untuk klub MLS, LA Galaxy. Dikenal karena keserbabisaannya, kecepatannya, dan keterampilan teknisnya.
Dianggap sebagai salah satu pemain terbaik Borussia Dortmund, Marco Reus menghabiskan karier junior di Borussia Dortmund, sebelum pindah ke Rot Weiss Ahlen. Lalu, dia bergabung dengan Borussia Moenchengladbach pada 2009.
Baca Juga
Bantai Timor Leste 10-0 di Piala AFF 2024, Pelatih Thailand Masatada Ishii Biasa Saja
Setahun kemudian, Marco Reus kembali ke klub kota kelahirannya Borussia Dortmund. Dia mencetak lebih dari 150 gol untuk klub tersebut, dan merupakan satu dari tiga pemain yang mencapai 100 gol dan assist di Bundesliga. Dia juga telah terpilih sebagai Pemain Terbaik Jerman dua kali dan Pemain Terbaik Bundesliga tiga kali.
Marco Reus memiliki 48 caps bersama tim nasional senior Jerman. Dia mengundurkan diri dari Piala Dunia 2014 karena cedera. Dia juga absen di Euro 2016, Euro 2020, dan Piala Dunia 2010 serta Piala Dunia 2022. Dia hanya bermain di Euro 2012 dan Piala Dunia 2018.
Di sepak bola, Marco Reus dikenal sebagai pemain paling sial di bumi. Bayangkan, dia harus menunggu 18 tahun untuk menjadi juara liga bersama LA Galaxy. Hal itu terjadi karena saat berseragam Borussia Dortmund, dia hanya mencapai prestasi maksimal 7 kali runner-up.
Bukan hanya Bundesliga, Marco Reus juga sial di Liga Champions. Dia membantu klubnya dua kali mencapai laga puncak, pada 2012/2013 dan 2023/2024. Tapi, semuanya gagal.
Dari semua kesialan itu, Piala Dunia 2014 adalah yang paling menyakitkan. Di tahun itu, Marco Reus sedang berada dalam puncak karier. Dia manjadi andalan klub dan bersinar bersama negara. Banyak yang meramalkan Marcos Reus akan menjadi pemimpin Der Panzer di Piala Dunia 2014.
Sayang, Marco Reus cedera saat pertandingan uji coba prakompetisi melawan Armenia. Dia harus absen, dan Jerman ternyata mampu menjadi juara Piala Dunia 2014 setelah mengalahkan Argentina di final.
Setelah sembuh, Marco Reus diproyeksikan tampil di Euro 2016. Sayang, cedera kembali menyapa saat persiapan menuju turnamen di Prancis.
Setelah menunggu, Marco Reus akhirnya bisa ikut turnamen besar saat Jerman tampil di Piala Dunia 2018. Sayang, performa Jerman mengecewakan di Rusia. Datang sebagai juara bertahan, Der Panzer harus tersingkir di fase grup setelah dikalahkan Korea Selatan asuhan Shin Tae-yong.
Baca Juga
Siapa Mereka? Lawan Atalanta di Liga Champions, Real Madrid Bisa Gunakan 2 Pemain ini

