Kok, Bisa? Mantan Klub Serie A Piacenza Punya Tiga Pelatih dalam 24 Jam
PIACENZA, investortrust.id – Keputusan unik dan aneh diambil mantan klub Serie A yang kini terjerembab ke Serie D, Piacenza. Hanya dalam waktu 24 jam, klub yang melahirkan talenta kakak-adik Filippo Inzaghi dan Simone Inzaghi itu punya tiga pelatih.
Piacenza adalah salah satu klub tradisional Italia yang berkutat di Serie A pada dekade 1980, 1990, hingga 2000-an. Selain duo Inzaghi, klub ini juga dikenal melahirkan Alberto Gilardino, salah satu penyerang top Italia dan AC Milan pada 2000-an.
Sayang, akibat masalah finansial parah, Piacenza dinyatakan bangkrut pada 2012. Klub ini kemudian didirikan kembali dan harus memulai kompetisi dari kasta paling bawah.
Lama tak terdengar kabarnya, Piacenza baru saja menjadi headline di sepak bola Italia. Penyebabnya, keputusan konyol manajemen Piacenza dalam penunjukkan pelatih. Dalam satu hari, mereka memiliki tiga pelatih berbeda.
Baca Juga
Pulih Cedera, Alvaro Morata dan Matteo Gabbia Siap Bela AC Milan Lawan Juventus
Awalnya, Piacenza memecat Carmine Parlato dan Direktur Olahraga Alessio Sestu pada pagi harinya. Lalu, mereka mempekerjakan Simone Bentivoglio untuk mengambil alih kursi yang ditinggalkan Carmine Parlato.
Kemudian, Simone Bentiviglio memulai sesi latihan pada hari yang sama. Fans yang tidak terima dengan penunjukkan Simone Bentiviglio melakukan protes. Mereka beralasan sang pelatih terlibat dalam skandal perjudian pada 2011 dan dilarang bermain 13 bulan.
Berhubung desakan dari suporter sangat masif, Piacenza tidak mau mengambil risiko. Pada malam harinya, Piacenza dan Simone Bentiviglio sepakat berpisah. Lalu, Stefano Rossini kembali ditunjuk menjadi pelatih.
Uniknya, Stefano Rossini adalah pelatih Piacenza yang dipecat pada 7 Oktober 2024. Jadi, 1,5 bulan setelah pemecatan itu, Stefano Rossini kembali menukangi Piacenza.
Baca Juga
Dikabarkan Jadi Pengganti Carlo Ancelotti di Real Madrid, Xabi Alonso Klarifikasi

