Adu Jotos Jake Paul vs Mike Tyson Cetak Pendapatan Rp 279,4 Miliar dari Tiket
JAKARTA, investortrust.id - Pertandingan tinju antara Youtuber Jake Paul dan mantan juara dunia tinju Mike Tyson digelar Sabtu, 16 November 2024 di AT&T Stadium di Arlington, Texas, Amerika Serikat (AS) akhirnya dimenangkan oleh sang Youtuber. Promotor diperkirakan mengantongi pendapatan hingga Rp279,4 miliar.
Promotor pertandingan tinju tersebut, Most Valuable Promotions (MVP), memperkirakan sebanyak 70.000 orang hadir dalam pertandingan ini. Menurut promotor yang dimiliki Jake Paul tersebut, penjualan tiket secara langsung telah menghasilkan pendapatan sebesar US$ 17,8 juta atau setara dengan Rp 279,4 miliar (kurs rupiah Rp15.700 per dolar AS).
Tiket untuk pertarungan ini dipatok seharga US$ 58 hingga US$ 1.500. Selain tiket reguler, MVP juga menjual tiket kelas atas dengan pengalaman VIP seharga US$ 2 juta. Pemegang tiket seharga US$ 2 juta ini mendapatkan kursi yang berada di samping ring.
MVP menyatakan sebanyak 375 kursi VIP terjual habis.
Baca Juga
Duel Beda Usia 31 Tahun, Jake Paul Menang Angka Mutlak Lawan Mike Tyson
Dalam catatan CNBC, total penjualan tiket ini menjadikan pertandingan ini sebagai tiket tinju terbesar dalam sejarah di luar Nevada. Rekor penjualan tiket sebelumnya dipegang pertandingan tinju Canelo Alvarez dan Billy Joe Saunder di AT&T Stadium yang mencapai US$ 9 juta.
Pendiri MVP Nakisa Bidarian menyebut laga Jake vs Tyson menghasilkan pendapatan delapan digit. Sebab, selain Jake vs Tyson, ada pertarungan lain yang ditampilkan yaitu antara petinju perempuan Katie Taylor vs Amanda Serrano.
Pertarungan Jake vs Tyson juga ditampilkan secara eksklusif di aplikasi streaming berbayar, Netflix. Aplikasi ini menyebut memiliki 283 juta keanggotaan berbayar di lebih dari 190 negara.
Tayangan secara langsung ini menjadi bagian dari uji coba Netflix untuk merambah ke dunia olahraga.
Saat ini, penghasilan dari pertarungan tinju terbesar dalam sejarah masih dicatatkan pada pertandingan antara Floyd Mayweather Jr dan Manny Pacquiao pada 2015. Pertandingan itu menghasilkan pemasukan US$ 72 juta dari penjualan tiket.

